#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Mentalitas Napoli
12 November 2018 03:36 WIB
PREDIKAT Napoli tidak akan berubah. Mereka masih sebagai tim yang mencoba untuk menghentikan dominasi Juventus di Seri A. Saat ini, memang, ada sejumlah klub yang ikut bersaing dalam meraih gelar scudetto 2018/19. Seperti FC Internazionale. Meski demikian, I Partenopei, tetaplah berada di jalur mereka, tim yang siap untuk menjadi lawan atau rival Juventus. Apakah kali ini mereka akan berhasil mewujudkannya?

Si Nyonya Besar memang masih sulit untuk dijegal. Apalagi, mereka kini memiliki bintang besar seperti Cristiano Ronaldo. Namun, sosok penyerang terbaik dunia itu tidak akan menghentikan ambisi Napoli. Sebaliknya, mereka tetap memperlihatkan sebagai tim yang mampu kompetitif. Mentalitas sebagai petarung salah satu yang dikenal dari klub asal Naples ini. Mentalitas warisan dari Maurizio Sarri yang kini sudah melatih Chelsea.

Karena itu, siapapun pelatihnya, Napoli tidak akan banyak berubah. Termasuk di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Kemenangan atas Genoa, Sabtu (10/11) lalu salah satu contoh dari kekuatan semangat pantang menyerang dari Marek Hamsik dan kawan-kawan. Laga ini berbeda dibandingkan dengan laga lainnya. Perbedaannya yaitu dari kondisi lapangan yang tergenang air. Sukses ini pun memantik reaksi positif dari suporter dalam media sosial.


Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat

Di antaranya ide kreatif dengan menjadikan Fabian Ruiz sebagai Aquaman, sebuah tokoh superhero. Atau aksi Hamsik yang mencoba bertarung dengan dua-tiga pemain Genoa sementara di samping mereka seolah ada hiu yang muncul dari dalam air. Lalu ada cover film hiu yang terkenal: Shark, dengan Fabian Ruiz seolah meluncur dari ke dalaman sementara seorang pemain Genoa berenang di atasnya.

Demikianlah, Napoli selalu berhasil menghidupkan kegembiraan suporter mereka. Meski demikian, dari semua momen yang terjadi lawan Genoa, ada fakta bahwa sepanjang musim ini, Napoli merupakan tim yang selalu mampu meraih kemenangan ketika mereka justru telah tertinggal. Mentalitas ini sudah terlihat sejak pekan pertama saat mengalahkan Lazio. Pada laga 18 Agustus lalu itu, Lazio yang merupakan tuan rumah unggul lewat gol Ciro Immobile ketika laga memasuki menit ke-25.

Namun, Napoli tidak menyerah. Arkadiusz Milik mencetak gol penyeimbang pada menit ke-45. Sedangkan gol kedua yang menentukan kemenangan Napoli diciptakan Lorenzo Insigne menit ke-59. Yang menarik, situasi tersebut terulang pada laga berikutnya di pekan ke-2 saat lawan AC Milan. I Rossoneri bahkan sudah unggul 2-0 lewat gol Giacomo Bonaventura menit ke-15 lalu gol Davide Calabria menit ke-49. Tapi, hasil tersebut berubah pada babak kedua.


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer

Napoli bangkit diawali dengan gol Piotr Zielinski menit ke-53, lalu gol kedua pemain ini menit ke-67. Dan, pada menit ke-80, Napoli malah memastikan kemenangan melalui gol Dries Mertens menit ke-80. Pada pekan ke-10 lawan AS Roma. Napoli tertinggal karena gol Stephan El Shaarawy menit ke-14. Tapi, Napoli mampu mengakhiri laga dengan satu poin karena gol telak Mertens menit ke-90.*Irfan Sudrajat

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA