#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Raih Medali, Syuci Indriani Akan Bangun Kolam Renang untuk Masyarakat
08 October 2018 13:25 WIB
PAGI itu, Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, tampak ramai. Penonton berduyun-duyun menyaksikan pertandingan para swimming pada Asian Para Games 2018.

Termasuk, wakil Syuci Indriani, yang bertanding pada kualifikasi nomor 100 m gaya dada putri (S14). Remaja kelahiran 28 Januari ini didukung mendapat dukungan penuh dari keluarganya yang berasal dari Pekanbaru, Riau.

“Alhamdulillah, Syuci masuk final. Kami berdoa semoga bisa meraih hasil maksimal nanti,” kata Hendra Saputra, kakak Syuci saat ditemui TopSkor.id di Aquatik, Senin (8/10).


Baca Juga :
- Siwo Golden Award 2019 Undang 27 Pejabat Negara
- Boikot Israel, Malaysia Gagal Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Renang Paralimpiade 2019

Syuci sudah meraih medali perunggu pada perlombaan Minggu (7/10). Gadis 17 tahun ini berpeluang menambah medali lagi, termasuk emas, hari ini.

Itu karena Syuci masih menyisakan dua pertandingan. Yaitu, pada nomor 100 meter gaya dada putri (S14) dan 200 m gaya ganti (individual medley) putri (S14).

“Untuk persiapan, sejauh ini adik saya sudah sangat luar biasa. Syuci mempersiapkan sejak awal tahun ini. Semoga, kerja kerasnya selama ini kembali menuai hasil setelah kemarin meraih perunggu.”

Kehadiran Hendra bersama keluarganya langsung dari Riau. Yaitu, ayahnya, Syafriton, adik bungsu yang juga atlet, Fany Rahmadani Putri, serta anak dan istrinya.

Syuci merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Hendra paling sulung dan Putri (bungsu_ dengan satu lagi anak kedua yang berprofesi sebagai pelatih renang.

“Kami berdoa semoga Syuci bisa dapat emas. Kemarin juga adik saya sempat bertemu pak Menpora (Imam Nahrawi). Namun, sebagai keluarga, kami enggan membebani Syuci. Kami membiarkan dia untuk mewujudkan impiannya berbakti untuk negeri,” Hendra, mengungkapkan.

Asian Para Games 2018 diikuti 3.000 atlet dari 43 negara di benua Asia. Terdapat 568 event dari 18 cabang olahraga yang dipertandingkan sejak pembukaan, Sabtu (6/10) hingga 13 Oktober mendatang.

Ini kali perdana Indonesia jadi tuan rumah Asian Para Games. Sekaligus, yang ketiga dalam sejarah. Diawali pada Asian Para Games 2010 di Guangzhou, Cina, dan empat tahun silam di Incheon (Korea Selatan).


Baca Juga :
- GIGI dan Cita Citata Meriahkan Malam Apresiasi Media Asian Para Games 2018
- Apresiasi Atlet AG-APG 2018, Kemenpora Luncurkan Buku dan Gelar Pameran Foto

“Kami memang sengaja datang langsung dari Riau untuk mendukung Syuci. Kami berterima kasih atas dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia,” lanjut Syafriton.

“Rencananya, Syuci bakal menyisihkan hasil bonus medali Asian Para Games 2018 ini. Baik itu gempa di Donggala dan Palu serta membangun kolam renang di dekat rumah agar bisa digunakan masyarakat setempat.”***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA