#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


"Dia Baru Akan Pensiun Jika Ditandu." Zlatan Ibrahimovic Diyakini Bisa Terus Bermain di Level Tertinggi hingga Usia 50 Tahun
22 November 2020 22:47 WIB
MILAN – Zlatan Ibrahimovic bisa terus bermain sepak bola hingga usia 50 tahun. Pendapat ini dilontarkan agen striker AC Milan tersebut, Mino Raiola.

Agen pemain asal Italia itu bahkan meyakini bahwa mantan pemain tim nasional Swedia tersebut harus ditandu ke luar lapangan sebelum akhirnya dia memutuskan gantung sepatu secara sukarela.

Ibrahimovic telah merayakan ulang tahunnya yang ke-39 Oktober lalu, tapi performanya jauh di atas ekspektasi dari para pemain seusianya.


Baca Juga :
- Giuseppe Bergomi Menilai AC Milan Lebih Meyakinkan ketimbang Juventus, sementara Inter Milan Terlalu Lamban
- ‘Jika Gol Muntari Disahkan, Ibrahimovic dan Thiago Silva Tak Akan Dijual’, Galliani Ungkap Penyesalan Milan

Mantan pemain Manchester United itu telah membukukan delapan gol dalam hanya lima laga di Serie A musim ini dan membukukan sembilan gol dalam sembilan laga di seluruh kompetisi. Padahal, dia sempat absen dalam empat pertandingan karena positif terjangkit virus Corona.

Riaola bahkan memperkirakan Ibrahimovic masih bisa memberikan banyak hal dan masih mampu bermain di level tertinggi selama 11 tahun ke depan.

“Dia akan bermain sepak bola hingga mereka harus menandunya ke luar lapangan,” kata Raiola kepada media Belanda, volksrant.nl.

“Dia bisa terus bermain hingga 50 tahun, tapi hanya jika dia bermain pada level tinggi, dia bisa terus bermain.

“Dia telah membangkitkan seluruh Milan, dia 90 persen dari tim itu.”

Berkat kontribusi Ibrahimovic, Milan kini memuncaki klasemen sementara Serie A dengan 17 poin dari tujuh pertandingan. Posisi ini membuat I Rossoneri semakin optimistis bisa meraih Scudetto untuk kali pertama sejak musim 2010/11 saat Ibrahimovic menjalani kiprah pertamanya di klub itu.

Kini, setelah membukukan 494 gol dalam 817 laga di level klub dan mencetak 62 dalam 116 laga bersama timnas Swedia, Ibrahimovic masih punya motivasi untuk menjadi yang terbaik.

“Terkadang saat dia sedang berlatih, saya duduk di atas punggungnya dan dia terus saja melakukan push-up. Dan, Anda tahu berat badan saya tidak termasuk ringan,” kata Raiola yang bertubuh tambun.

“Kiprahnya (di LA Galaxy) sangat disayangkan. Dia ingin tinggal di Amerika Serikat bersama keluarganya, tapi mentalitas di sana berbeda.

“Mereka tidak memiliki keinginan untuk menang sebesar dia. Bahkan saat bermain game di computer pun, Zlatan selalu ingin menang.

“Dia menguji dirinya sendiri dengan kata-kata mutiara, dia sangat kritis terhadap diri sendiri. Kekalahan bukan bagian dari dirinya, itu bisa membuatnya gila.

“Dia tidak mau bermain bagus sekali-sekali, dia harus selalu bermain bagus. Di mana posisi Pari Saint Germain sebelum kehadirannya? Di mana posisi Milan?


Baca Juga :
- Milan Gasak Napoli, Ibrahimovic Jauhi Ronaldo di Daftar Capocannoniere Serie A
- Legenda Juve Ciro Ferrara Yakin Milan Tak Akan Lanjutkan Performa Terbaiknya

“Dia seperti mereposisi level klub-klub itu dan mereka akan mendapatkan keuntungan pada tahun-tahun berikutnya dalam urusan bereaksi terhadap kesulitan.

“Dia masih punya kekuatan dan kemampuan untuk meneruskan sesuatu kepada generasi berikutnya. Jadi, dia harus terus bermain selama mungkin.”

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA