#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Australia Open 2021 Kemungkinan Diundur
22 November 2020 00:04 WIB
MELBOURNE - Tennis Australia (TA) baru-baru ini menyatakan bila pagelaran Australian Open 2021 kemungkinan bakal diundur hingga Maret akibat pengetatan protokol Covid-19.

Sebelumnya, santer terdengar bahwa Australian Open 2021 yang dijadwalkan berlangsung mulai 18 Januari dengan periode karantina 14 hari sebelum turnamen akan mundur beberapa waktu.

Bulan Februari hingga Maret dikabarkan akan menjadi waktu yang tepat untuk menggelar Australian Open 2021 kerena pemerintah Australia memperketat keamanan terkait pandemi Covid-19.


Baca Juga :
- Lolos ke Semifinal ATP Finals 2020, Rafael Nadal Antusias
- Dapat Trofi ATP Ranking 1, Djokovic Girang

Menjawab kabar tersebut, pada Sabtu (21/11/2020), perwakilan Tennis Australia mengatakan bahwa pengunduran jadwal Australian Open 2021 belum mencapai kesepakatan.

"Kabar tersebut masih murni sebuah spekulasi," kata sang sumber yang dilansir dari Eurosport.

Untuk saat ini, salah satu rencana yang akan dijalankan oleh TA adalah mengundang para petenis internasional untuk tiba di Victoria pada pertengahan Desember 2020 dan melakoni 14 karantina.

Setelah itu, para petenis diizinkan untuk beraktivitas dalam bubble seperti latihan persiapan untuk turnamen yang akan dimulai pada 18 Januari 2021 di Melbourne Park, Victoria.

Ada juga opsi untuk meniadakan karantina 14 hari dan menggantinya dengan sistem bubble atau area terbatas yang tidak bisa diakses bebas oleh orang di luar turnamen.

TA melalui Carig Tiley dan Francis Soyer justru memberikan pernyataan bahwa turnamen yang dipastikan bakal ditunda adalah Australian Open Junior 2021.

Panitia mempertimbangkan larangan berkunjung dan protokol kesehatan biosecurity yang diterapkan oleh pemerintah Australia.


Baca Juga :
- Uhuy! Maria Sharapova Pacaran dengan Salah Satu Anggota Keluarga Kerajaan Inggris
- Novak Djokovic Tanpa Beban Jelang ATP Finals 2020

"Kasus Covid-19 di Australia memang relatif kecil. Itu karena aturan biosecurity yang ketat sehingga membatasi penerbangan internasional menuju Australia," kata Carig Tiley dan Francis Soyer yang menjadi direktur turnamen junior.

 

 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA