#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Franco Morbidelli Jadikan Kasus Rossi sebagai Pelajaran
17 October 2020 16:55 WIB
MISANO - Franco Morbidelli mengatakan positifnya Valentino Rossi adalah pengingat yang kuat dari faktor 'keberuntungan' yang berperan dalam menghindari virus. Dia mengatakan pembalap dapat mengikuti protokol yang paling ketat, namun dapat terkonfirmasi covid-19.

Rossi terpaksa menarik diri dari MotoGP Aragon - dan dengan perpanjangan MotoGP Teruel akhir pekan depan di Sirkuit Motorland Aragon setelah dia didiagnosis terjangkit virus corona yang mendatangkan malapetaka secara global tahun ini.

Meskipun Morbidelli memiliki hubungan dekat dengan Rossi, dia mengonfirmasi tidak memiliki kontak dengan rekannya di Yamaha sejak di Le Mans. Tetapi dia terkejut setelah Rossi menjadi pembalap MotoGP pertama yang tersingkir.


Baca Juga :
- Andrea Dovizioso Optimis Bisa Lebih Baik di MotoGP Teruel
- Honda dan Repson Sepakat Perpanjang Kerja Sama

Dia mengatakan itu menunjukkan bahwa dengan langkah-langkah paling ketat, virus masih dapat menembus. Ini sebagai pengingat bagi driver untuk tetap waspada agar tidak terkonfirmasi covid-19. 

“Saya tidak melihatnya setelah dia dinyatakan positif, hanya di Le Mans. Ini adalah situasi yang sangat menyedihkan, terutama karena saya tahu tingkat penghormatan yang dimiliki Valentino Rossi terhadap aturan COVID-19. Jadi itu berarti bisa siapa saja dan itu benar-benar tergantung pada melihat jumlah normal keamanan dan penghormatan terhadap aturan, tetapi juga keberuntungan," tuturnya.

“Menghormati aturan itu penting dan begitu Anda menghormati aturan, Anda tidak akan aman. Itu tergantung pada keberuntungan," tandasnya.

Dengan media mempertanyakan hubungan dekat Rossi dengan berbagai pembalap melalui Ranch dan VR46 Academy miliknya, Morbidelli mengatakan mereka tidak melakukan kontak selama akhir pekan berturut-turut.


Baca Juga :
- Valentino Rossi Tak Mau Kehilangan Momen Pesta Ultah Pacarnya, Tapi Pulangnya Malah Covid-19
- Raih Hasil Mengecewakan di Aragon, Fabio Quartararo Deteksi Penyebab

“Orang-orang dari Akademi tidak berlatih dan tidak berlatih di antara balapan back-to-back, kami tidak bertemu satu sama lain di antara balapan back-to-back."

“Kami tidak saling bertemu satu sama lain, jadi itu satu fakta. Kami harus berhati-hati dan bahkan lebih berhati-hati agar tidak tertular virus ini.”*
 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA