#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Mbah Cocomeo: PSSI Tak Tahu Cara
17 October 2020 09:25 WIB
MASALAH perizinan pertandingan Liga Indonesia kerap menjadi hambatan dalam kompetisi dmestik. Baru-baru ini, PSSI kembali kesulitan melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 karena tak dapat izin dari kepolisian Republik Indonesia.

Alasannya, karena Indonesia masih dilanda pandemi virus corona dan akan berbenturan dengan agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November mendatang.

Namun, permasalahan perizinan tak boleh terus-menerus menjadi hambatan roda bisnis dan industri sepak bola Indonesia, yang terulang dari tahun ke tahun. Sebagai sebuah industri, sepak bola juga butuh kepastian.


Baca Juga :
- Pemerintah Minta PSSI Menindaklanjuti Inpres No.3 dan Road Map yang Sudah Tersusun
- Preview Timnas Indonesia U-16 vs Uni Emirat Arab U-16

Pengamat sepak bola nasional Erwiyantoro alias Mbah Cocomeo dalam program Bola Jumat Keramat  di channel youtube TopSkor.id, memberikan saran kepada PSSI untuk mengakhiri permasalahan terkait perizinan kompetisi.

“Sebenarnya dari dulu saya ingin berbicara dengan setiap calon Ketua Umum PSSI sebelum mereka terpilih. Jadi setelah mereka menjabat hal pertama yang harus mereka lakukan yaitu menghadap ke Presiden, saat ini Presidennya Jokowi,” kata pria yang telah menjadi jurnalis sepak bola Indonesia sejak 1985 itu.

“Jadi PSSI harus minta jadwal dengan Jokowi. Dengan catatan Jokowi juga memanggil Kapolri dan Mendagri (dalam rapat itu). Sebelum pertemuan tersebut, tim Ketua Umum PSSI sudah menyiapkan beberapa draf MoU.”

“Nanti, saat presentasi itu PSSI harus bisa meyakinkan Jokowi. Khususnya dalam (permasalahan) memutar Liga Indonesia. (Kasusnya ini) sama dengan ketika Jokowi memerintahkan kepada menteri-menterinya terkait bisnis-bisnis di Kementrian. Contoh UMKM.”

“Karena sepak bola ini juga industri professional, (PSSI yakinkan) bahwa presiden harus beri rekomendasi kepada Kapolri (terkait izin).”

“Apapun yang dilakukan PSSI dalam memutar Liga 1 dan Liga 2 tidak boleh dibatalkan atau ditunda.”

Setelah itu, Presiden Jokowi, Kapolri, Mendagri, dan PSSI menandatangani MoU perizinan kompetisi sepak bola “selama-lamanya”. Sehingga, setiap tahun menjelang musim baru, PSSI atau klub tak perlu lagi khawatir soal perizinan kompetisi. PSSI dan klub cukup berkoordinasi dengan kepolisian terkait rencana pengamanan kompetisi atau pertandingan, bukan meminta perizinan menjalankan liga.

“Alasannya, turunannya Liga 1 dan Liga 2 itu kan berhubungan dengan pendapatan Indonesia. Beli tiket, jersi, gaji pemain, sponsor utama, sponsor klub, semua ada pajaknya, menghasilkan devisa negara. Sama kayak UMKM,” kata Mbah Cocomeo.

“Jokowi pasti punya pemikiran jenius, kenapa dia sampai mengeluarkan Inpres (Inpres No.3 Tahun 2019 Percepatan Pembangunan Persepak Bola Nasional). Ini Presiden Indonesia pertama yang memberi kail dan umpan. Tapi, PSSI tidak tahu cara gunakan kail bagaimana,dan gunakan pancing itu, seperti apa?”

“Seharusnya , (Inpres) itu diterjemahkan PSSI seperti itu.”

Kedua, menurut Mbah Cocomeo, PSSI harus mempresentasikan kepada Jokowi agar klub-klub tidak dibebankan anggaran keamanan yang tinggi setiap pertandingan.

“Bisa dibayangkan, Persija main di GBK. Keamanan untuk membayar polisi, dengan 3000-5000 personel sekitar RP500 juta. Sewa GBK Rp500-700 juta, Persija juga harus beri jaminan ke pengelola GBK Rp1 miliar (untuk perbaikan jika ada kerusakan setelah pertandingan). Berarti satu pertandingan Persija harus mengeluarkan Rp2 miliar.”

“Pertanyaaannya, apakah Persija dalam satu pertandingan bisa dapat Rp4 milyar, kan belum pasti. Kalau dapat Rp1 miliar berarti rugi.”


Baca Juga :
- PR Shin Tae-yong, Kombinasi di Lini Depan Timnas U-19 Masih Harus Diperbaiki
- Shin Tae-yong Angkat Bicara soal Kompetisi Liga 1 yang Tidak Dapat Izin Polri

“Pemerintah harus jamin agar klub-klub tidak rugi. Salah satu solusinya perintahkan kepada Kapolri tolong untuk menilai biaya keamanan untuk kepolisian diminimalkan.”

Wawancara selengkapnya bersama Mbah Cocomeo dapat dilihat di channel youtube Topskor.id.  

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA