#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Bukannya Ucapkan Selamat kepada LA Lakers yang Jadi Juara, Presiden Donald Trump Malah Meledek Minimnya Penonton Final NBA
13 October 2020 14:32 WIB
LOS ANGELES – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melanjutkan perseteruannya dengan NBA dan LeBron James.

Pengusaha 74 tahun itu bukan saja tidak mengucapkan selamat kepada LA Lakers yang keluar sebagai juara musim dan LeBron James yang meraih gelar MVP, tapi dia juga menyerang minimnya jumlah penonton kompetisi itu musim ini.

Trump juga membandingkan jumlah penonton Final NBA antara Lakers dan Miami Heat yang jauh lebih rendah daripada penonton NFL alias Liga American Football AS.


Baca Juga :
- Usai Torehkan KO Terbaik di UFC Sepanjang Masa dan Dipuji Presiden Donald Trump, Buckley Kembali Bekerja di Toko Obat
- LA Lakers Juara NBA ke-17, Penggemar Rusuh Teriaki Kobe Bryant

“Jumlah pemirsa partai puncak (game ke-6) anjlok hampir 70 persen. Kalah dari pertandingan American Football yang manapun pada Minggu malam. Barangkali, mereka menonton final itu di Cina, tapi saya meragukannya. Sama sekali tak ada minat!” tulis Trump di Twitter.

Secara keseluruhan, puncak pemirsa televisi game ke-6 Final NBA antara Lakers dan Heat adalah 6,028 juta orang. Angka ini sangat rendah jika dibandingkan dengan jumlah pemirsa televisi tertinggi game ke-6 Final NBA tahun lalu yang mencapai 18,34 juta orang.


Baca Juga :
- Ketika Dua Pemain Satria Muda Berdebat soal Juara NBA 2020, LA Lakers atau Miami Heat?
- Satu Pemain Persipura Positif Covid-19, Pemain Lain Jalani Tes Swab Ulang

Sebelumnya, Trump pernah mengecam NBA yang dinilainya telah berubah menjadi organisasi politik lantaran maraknya protes yang dilakukan para pemain dalam memperjuangkan isu Black Lives Matter.

Trump juga pernah terlibat adu mulut di media dengan James yang menuding orang nomor satu di AS itu telah menggunakan olahraga untuk memecah belah warganya. Sang presiden kemudian membalas dengan mempertanyakan kecerdasan bintang Lakers tersebut.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA