#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Sport Industry Solusi bagi Olahraga Indonesia
09 October 2020 20:08 WIB
SPORT industry dengan toolnya yang bernama Sports marketing di negara negara Eropa dapat berkembang lebih baik. Khususnya sepak bola yang sudah menjadi konsumsi masyarakat global. 

Secara history negara-negara di wilayah Eropa daratan lebih dahulu di dalam pengelolaan secara profesional semua cabang olahraga. Hampir sebagian besar ruang kosong yang tidak terjangkau secara kasat mata.

Olahraga sudah jauh berkembang menjadi sebuah komoditas ekonomi yang cukup potensial sebagai industry. Bukan hanya dapat meningkatkankan kesejahteraan bagi para atletnya. Tetapi value added yang menyertainya melalui euforia kebanggaan dan nasionalisme yang tinggi.


Baca Juga :
- Pesan Khusus Presiden Jokowi kepada Panitia Piala Dunia U-20 dan PSSI dalam Ratas
- Kiper asal Jakarta Ini Ingin Pensiun di Barito Putera pada Usia 40 Tahun

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa olahraga seperti sepak bola, basket, tinju, tennis, golf dan lain-lain sudah banyak mengangkat popularitas dan kekayaan bagi para pelaku yang ada didalamnya. 

Selanjutnya sport marketing akan kita gunakan dalam mengupas permasalahan penulisan ini untuk lebih dapat mengena pada sasaran dengan dasar pemikiran sebagai berikut:

1. Mengingat olahraga memiliki kekuatan unik yang tidak dimiliki industry jasa hiburan lainnya.

2. Bahwa olahraga khususnya sepak bola sebagai ‘pohon uang’, harus bisa menjadi lokomotif industry olahraga di Indonesia.

3. Pilar utama dan pilar pendukung bisnis (industry) olahraga berproses secara bermutu mendekati titik ideal sehingga value added dapat dikembangkan secara maksimal.

4. Potensi besar juga hadir melalui sport tourism untuk branding negara, sisi lain dari olahraga modern adalah bahwa olahraga tidak sebatas industry yang menghadirkan profit dan benefit, tetapi juga menjadi instrument efektif untuk branding negara.

5. Olahraga kegiatan yang dapat mengangkat harkat dan martabat suatu bangsa dimata bangsa lainnya, dengan prestasi olahraga yang berhasil diraih di event olahraga internasional.

6. Disamping itu sudah menjadi fakta yang tak terbantahkan bahwa ‘sport uniting the nation’. Olahraga adalah alat pemersatu bangsa, betapa antusiasnya masyarakat menyambut para atlet yang berprestasi menorehkan prestasi pada sebuah kejuaraan.

Pemasaran olahraga khususnya sepak bola di kawasan Eropa dalam mengelola sebuah industry olahraga yang gemerlap dapat meningkatkan prestasi bagi bangsa dan negaranya. 

Sekaligus mensejahterakan para pelaku yang ada didalamnya yang kemudian dapat diperbandingkan dengan kondisi di Indonesia sebagai sebuah refleksi.

Dengan demikian, penelitian kualitatif ini secara tegas menjadikan data perilaku atau aktifitas olahraga atau sepak bola dinegara-negara Eropa.

Negara-negara di kawasan Eropa khususnya Inggris, Spanyol, Italia, Prancis, mengelola kompetisinya dengan apik. Dampaknya dapat menarik perhatian pemirsa sekaligus para sponsor. Sehingga atraksi-atraksi mereka juga dapat disaksikan oleh semua orang diseluruh penjuru dunia.

Olahraga sebagai industry, berkembang pesat sebagai lahan bisnis. Berbagai event olahraga saat ini tumbuh menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan. 

Dalam cabang olahraga beregu, klub-klub tumbuh dan berkembang menjadi unit bisnis (perusahaan) yang menguntungkan bagi pemiliknya. Dalam dunia bisnis olahraga tercatat sejumlah klub dari berbagai cabang olahraga yang tergolong papan atas dengan kekayaan yang terbilang sangat besar.

Secara individu, seorang atlet dapat menempatkan aktivitasnya sebagai profesi. Malah di era olahraga modern saat ini atlet bukan sekadar profesi. Tapi sudah menjadi brand.

Menjadi atlet adalah pilihan hidup mereka. Bukan sekadar hoby atau kesenangan. Tetapi merupakan pekerjaan utama. Para atlet adalah profesinal dalam industry olahraga.

Sementara itu dipihak lain, pemilik klub juga memiliki kepentingan untuk selalu berusaha memfasilitasi para atlet memiliki kinerja terbaik. Para atlet adalah modal terbesar dalam menentukan nilai terhadap sebuah klub. Prestasi dari sebuah klub melekat pada prestasi atlet. Oleh karena itu mengapa para pemilik klub rela mengeluarkan banyak uang demi mendatangkan pemain yang berkualitas.

Berkenaan dengan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan memiliki pemain yang berkualitas dan segudang prestasi, tentu akan menarik animo masyarakat, meningkatkan jumlah fans, dan meningkatkan nilai jual setiap pertandingan.

Di Indonesia, geliat industry olahraga sudah muncul. Hal ini dapat kita lihat dari sejumlah penyelenggaraan event olahraga, termasuk multievent. Fenomenanya sudah mulai muncul melalui penyelenggaraan liga sejumlah cabang olahraga.

Beberapa target pasar dalam memasarkan olahraga sebagai media promosi produk adalah industry lain yang akan menjadikan olahraga sebagai media untuk mempromosikan produknya. 

Produk yang dipromosikan sangat luas. Tidak terbatas pada produk-produk yang terkait dengan olahraga seperti sepatu dan pakaian olahraga. Semua produk, baik barang maupun jasa, bisa menggunakan olahraga sebagai media promosinya.

Dalam dunia bisnis, semakin besar jumlah penggemar, didukung oleh citranya yang baik, semakin besar juga nilai jualnya ke pihak sponsor. Semakin banyak jumlah penggemar, maka semakin tinggi daya tarik perusahaan media untuk membeli hak siar.


Baca Juga :
- Seorang Bek Tewas Dipukuli Rekan Setimnya usai Melakukan Blunder di Pertahanan
- Mengenal Adhoc Apparel yang Berupaya Geser Posisi Mills di Jersey Timnas Indonesia

Oleh karena itu, dalam dunia industry olahraga pekerjaan yang dilakukan lebih awal adalah bagaimana menciptakan nilai pasar olahraga. Proses penciptaan nilai pasar ini tentu bukan pekerjaan sport marketing semata. 
Sebagaimana dikatakan, sport marketing sendiri berada di ujung dalam rantai industry olahraga. Adanya suatu proses sebelumnya untuk menciptakan produk olahraga seperti pengembangan atlet, pengelolaan klub, dan pengelolaan sebuah event.*

Brigjen Pol. Drs.H Uden Kusuma Wijaya, SH,MM
 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA