#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Lepas Higuain Secara Gratis ke Klub Milik David Becjham, Juventus Catat Rekor Kerugian Terbesar dalam Sejarah Transfer
19 September 2020 21:59 WIB
TURIN – Juventus menelan kerugian hingga 75 juta paun (Rp1,4 triliun) lantaran melepaskan striker Gonzalo Higuain ke Inter Miami secara free transfer.

Itu adalah jumlah uang yang dikeluarkan I Bianconeri saat membeli pemain asal Argentina titu dari Napoli pada 2016 yang merupakan rekor transfer termahal dalam sejarah klub tersebut saat itu.

Tapi kini, empat tahun kemudian, mereka melepaskan Higuain secara cuma-cuma hanya demi membebaskan diri dari beban anggaran gaji sebesar 270 ribu (Rp5,1 miliar) yang diberikan kepada pemain 32 tahun itu setiap pekan.


Baca Juga :
- Ronald Koeman Menilai Barcelona Bisa Bantai Juventus Lebih Banyak Gol
- Barcelona Sindir Juventus dan Cristiano Ronaldo lewat Lionel Messi

Meski begitu, Juventus tetap harus membayar kompensasi 17 juta paun (Rp324 miliar) kepada Higuain karena membatalkan kontraknya yang masih berlaku hingga 2021.

Fakta ini menjadikan Juventus mencatatkan rekor kerugian terbesar yang pernah dialami sebuah klub sepak bola dalam transfer pemain seperti yang diungkapkan jurnalis Richard Jolly.

Kini, Higuain telah bergabung dengan klub milik legenda Manchester United, David Beckham, sekaligus tim peserta baru Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat, Inter Miami.

Mantan striker Real Madrid ini direkrut oleh Juventus empat tahun silam lantaran terkesan dengan performanya bersama Napoli. Dia membukukan 91 gol dalam 146 pertandingan bersama I Partenopei.

Catatan tersebut termasuk rekor 36 gol dalam hanya 35 pertandingan di Serie A pada musim terakhirnya di San Paolo.

Higuain juga sempat membuat start menjanjikan dengan membukukan 36 gol di seluruh kompetisi pada musim pertamanya di Turin. Tapi, perannya di Allianz Stadium kemudian memudar.

Dan, ketika Juventus merekrut Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada 2018, mereka mulai berusaha untuk menyingkirkan Juventus Higuain.

Upaya ini dimulai dengan meminjamkan El Pipita ke AC Milan pada paru pertama musim 2018/19 di mana dia mencetak 6 gol dalam 15 pertandingan.

Dia kemudian dipinjamkan kembali ke Chelsea pada paruh kedua musim itu yang memberinya kesempatan reuni dengan mantan pelatihnya di Napoli, Maurizio Sarri.


Baca Juga :
- Ronaldo Mengamuk Tiga Kali Positif, Sebut Tes PCR 'Bulls' *** Tapi Postingannya Cepat Dihapus
- "Mereka Bilang Saya Bodoh." Kakak Cristiano Ronaldo Menuai Banyak Kritik Lantaran Menyebut Hasil Tes Corona Adiknya yang Positif sebagai Penipuan

Meski begitu, Higuain gagal bersinar di Stamford Bridge dengan hanya mencetak lima gol dalam 17 pertandingan. Ketika Sarri diangkat sebagai pelatih Juventus pada musim panas 2019, Higuain seolah mendapatkan kesempatan kedua di Allianz Stadium.

Tapi, kesempatan itu gagal dimanfaatkannya karena dia hanya mencetak delapan gol dalam 32 laga di Serie A musim lalu dan saat kemudian Sarri dipecat pada 8 Agustus lalu, seusai kekalahan dari Olympique Lyon di 16 besar Liga Champions, Higuain pun harus ikut mengucapkan selamat tinggal.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA