#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Inter Milan Memiliki Misi, Rencana, dan Strategi untuk Hentikan Dominasi Juventus
19 September 2020 13:59 WIB
ANTONIO Conte memulai musim keduanya sebagai pelatih Inter Milan dengan misi menghentikan dominasi mantan klubnya Juventus dalam memenangkan gelar Serie A ke-10 berturut-turut.

Conte memimpin Juve meraih tiga gelar pertama dari sembilan gelar liga berturut-turut mulai tahun 2012 sebelum pindah menjadi pelatih timnas Italia dan Chelsea, kemudian mengambil alih Inter pada Mei tahun lalu.

Pelatih asal Italia yang berapi-api itu tampak siap untuk pergi setelah ledakan dramatis menyusul kekalahan final Liga Europa dari Sevilla dan hanya finis selisih satu poin di belakang Juventus di Liga Italia.


Baca Juga :
- Ronald Koeman Menilai Barcelona Bisa Bantai Juventus Lebih Banyak Gol
- Barcelona Sindir Juventus dan Cristiano Ronaldo lewat Lionel Messi

“Saya tidak akan mundur. Saya tidak ingin tahun seperti itu lagi,” kata Conte.

Pembicaraan yang jelas membujuknya, pemilik klub asal Cina itu berbagi ambisinya yang membara untuk mengangkat gelar Serie A pertama sejak 2010, tahun treble bersejarah mereka di bawah Jose Mourinho.

"Saya belum pernah melihat seseorang yang bekerja begitu keras, dengan intensitas seperti itu, seperti Conte, karakteristik ini juga mempersatukan kami," kata Presiden Inter Milan Steven Zhang.

“Refleksi diperlukan, saya menemukan pelatih, kami tenang, konstruktif, jauh dari suasana hati yang diberitahukan oleh media kepada kami.”

"Inter memiliki misi, rencana, strategi yang secara alami ditujukan untuk meraih kemenangan ... Saya sangat yakin bahwa jalan yang diambil adalah yang benar."

Saat Serie A kembali secara tertutup akhir pekan ini, baik Inter maupun Atalanta telah diberi penundaan selama satu pekanu karena aktivitas mereka di kompetisi Eropa bulan lalu.

Pertandingan pertama Inter akan melawan Fiorentina pada 26 September mendatang, diikuti dengan perjalanan ke Benevento yang baru dipromosikan dalam pertandingan hari pembukaan yang dijadwalkan ulang empat hari kemudian.


Baca Juga :
- Ronaldo Mengamuk Tiga Kali Positif, Sebut Tes PCR 'Bulls' *** Tapi Postingannya Cepat Dihapus
- "Mereka Bilang Saya Bodoh." Kakak Cristiano Ronaldo Menuai Banyak Kritik Lantaran Menyebut Hasil Tes Corona Adiknya yang Positif sebagai Penipuan

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA