#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


PBSI Tegaskan Tahun Ini Indonesia Masih Bisa Ikut Turnamen Bulu Tangkis, Targetnya di Negara Tetangga
17 September 2020 20:49 WIB
JAKARTA – Meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, bukan berarti pebulu tangkis Indonesia menutup kemungkinan untuk mengikuti turnamen tahun ini.

PP PBSI masih membuka peluang bagi para pebulu tangkis Tanah Air termasuk anggota Pelatnas Cipayung untuk segera mengayun raket.

Terdekat yang paling memungkinkan adalah, turnamen seri Asia yang rencananya digelar di Thailand pada November mendatang.


Baca Juga :
- Juara Denmark Open 2020, Ganda Putra Inggris Ini Raih Prestasi Terbaik Sepanjang Karier Mereka
- Emosional, Juara Indonesia Open 2014 Ini Resmi Pensiun dari Bulu Tangkis Usai Tersingkir di Denmark Open

Berdasarkan revisi jadwal baru yang dirilis Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada Agustus lalu, setidaknya ada tiga turnamen yang bakal digelar di Asia.

Yakni, Asia Open I dan Asia Open II yang merupakan BWF World Tour Super 1000, serta BWF World Tour Finals 2020.

Sebelumnya Indonesia memutuskan tak ikut serta pada kejuaraan BWF World Tour seri Eropa, Denmark Terbuka.

Juga, sempat menarik diri dari kejuaraan beregu bulu tangkis dunia Piala Thomas dan Uber 2020 di Denmark. Namun akhirnya BWF memutuskan menunda kedua ajang itu hingga tahun depan.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto mengatakan, baik PBSI maupun pemain tidak keberatan untuk mulai turun ke turnamen seri Asia.

Ini lantaran jaminan keselamatan penanganan Covid-19 di Thailand yang dinilai jauh lebih jelas. Negara tersebut juga terbukti mampu mengendalikan wabah Covid-19.

“Setelah diskusi dengan para pemain, mereka tidak keberatan tampil dalam kejuaraan seri Asia," ujar Budiharto dalam siaran persnya, Kamis (17/9/2020).

Para atlet, dijelaskan Budiharto, berani terbang ke Thailand karena secara lokasi lebih dekat sehingga waktu perjalanan relatif singkat, risiko terpapar Covid-19 pun lebih kecil.

“Kami sudah mendapat informasi tentang jaminan, mekanisme serta prosedur yang akan dilakukan di Thailand. Secara prinsip, apa yang dilakukan Thailand jauh lebih baik dan komprehensif dari segi jaminan keselamatan bagi pemain," katanya.

Dengan kemungkinan bertanding pada kejuaraan seri Asia, rencana penyelenggaraan turnamen internal berformat Piala Sudirman pun akan dikaji ulang.

Pihaknya masih menunggu hasil kajian dari bidang pembinaan prestasi PBSI dan pelatih pada masing-masing sektor terkait urgensi pelaksanaan turnamen internal itu.

Semula, berdasarkan revisi jadwal baru BWF terdapat enam turnamen yang akan digelar di sisa kompetisi 2020.

Dimulai dari Piala Thomas dan Uber, diikuti Denmark Open I dan Denmark Open II yang digelar berurutan selama empat pekan, pada 3-25 Oktober.

Namun BWF pada akhirnya memutuskan untuk menunda kejuaraan beregu Piala Thomas dan Uber sehubungan dengan banyaknya negara yang mundur, termasuk unggulan teratas Indonesia.


Baca Juga :
- Munas PP PBSI Digelar November 2020, Agenda Utama Pemilihan Ketua Umum Periode 2020-2024
- Turnamen Seri Asia di Bangkok Terapkan Sistem Gelembung, PBSI Lontarkan Pujian

Meski demikian, Denmark Open 2020 akan tetap berlangsung sesuai jadwal, yakni pada 13-18 Oktober 2020 di Odense, Denmark.

Sejauh ini kepastian tanggal pelaksanaan Piala Thomas dan Uber belum diputuskan oleh BWF. Namun, diperkirakan akan digelar setelah Olimpiade Tokyo 2021.*05

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA