#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


"Dia Hanya Tahu Taktik Oper Bola ke Neymar!" Pelatih Thomas Tuchel Mulai Tak Dipercaya Pemain PSG
17 September 2020 20:19 WIB
PARIS – Para pemain Paris Saint Germain dikabarkan sudah mulai kehilangan kepercayaan terhadap pelatih Thomas Tuchel. Mereka bahkan merasa pelatih asal Jerman itu tidak punya taktik bermain kecuali menyuruh anak-anak asuhannya mengoper bola kepada Neymar Junior.

Media olahraga Prancis, RMC Sport, mengabarkan betapa tegangnya suasana di ruang ganti Les Parisiens usai kekalahan 0-1 dari Olympique Marseille dalam Le Classique di Parc Des Princes, Minggu (13/9), lalu.

Sebagian pemain bahkan mempertanyakan ke mana sebenarnya arah dari strategi permainan yang diterapkan Tuchel. Mereka mengeluhkan minimnya kreativitas di lini tengah PSG sehingga muncul lelucon yang menyebutkan bahwa taktik utama pelatih 47 tahun itu bagi tim asuhannya adalah “berikan bola kepada Neymar, harus mencari Neymar.”


Baca Juga :
- Greenwood Tak Dilibatkan dalam Dua Laga Terakhir MU Lantaran Dua Kali Datang Terlambat ke Tempat Latihan
- "Ini Salah Satu Hari Teristimewa dalam Hidup Saya." Neymar Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Mantan Pacar yang Juga Ibu dari Putranya

Kekhawatiran juga mencuat terkait cara Tuchel menangani striker Mauro Icardi. Pemain asal Argentina ini telah dipermanenkan kontraknya oleh PSG dengan tebusan 52 juta paun Mei lalu menyusul aksi impresifnya saat menjalani masa pinjaman dari Inter Milan musim lalu.

Ironisnya, Tuchel malah tidak memainkan Icardi dalam kedua pertandingan terpenting dalam sejarah PSG yaitu semifinal dan final Liga Champions lawan RB Leipzig dan Bayern Muenchen.

Menurut RMC Sport, keputusan itu disebabkan oleh hubungan yang kurang harmonis antara Tuchel dan Icardi.

Situasi di ruang ganti PSG semakin tidak kondusif setelah mereka menelan kekalahan beruntun dalam dua laga pertama Ligue 1 musim ini. Les Parisiens bahkan gagal mencetak gol dalam kedua pertandingan itu sebelum akhirnya memecah kebuntuan pada laga ketiga dengan mengalahkan FC Metz 1-0, Rabu (16/9).

Lebih dari itu, PSG juga mendapatkan empat kartu merah dalam ketiga laga pertama tersebut.

Tidak heran jika kemudian mencuat rumor yang menyebutkan Tuchel bakal dipecat sebelum kontraknya habis pada 30 Juni 2021.

Isu tersebut membuat panas kuping mantan pelatih Borussia Dortmund itu. Apalagi, dia selalu mendapatkan pertanyaan seputar isu itu dalam setiap konferensi pers.

“Situasinya selalu seperti ini. Jika dia kalah di final, dia harus pergi, jika dia kalah dari Dortmund (di 16 besar Liga Champions), dia harus pergi. Jika dia kalah dalam laga ini, jika dia kalah dalam laga itu… Situasinya selalu seperti itu,” kata Tuchel. 

“Ini bukan sesuatu yang baru. Ini adalah sebuah cabang olahraga. Kalian (media) yang membuat ini, bukan saya. Saya tidak membaca apa yang ditulis soal masa depan saya. Saya tetap tenang.”


Baca Juga :
- Lensa Kontaknya Lepas dan Hilang, Gelandang MU Ini Tak BIsa Melihat dengan Jelas pada Babak Pertama lawan PSG
- Anthony Martial Bikin Gol Bunuh Diri lawan PSG karena Menyundul Bola dengan Mata Terpejam. Fan MU Marah

Tuchel juga punya penjelasan sendiri mengenai start buruk PSG di Ligue 1 musim ini di mana mereka hanya mengais satu kemenangan dalam tiga laga pertama.

“Banyak pemain yang terjangkit Covid-19 dan kami memulai musim ini tanpa memainkan laga uji coba dan tanpa persiapan pramusim yang sesungguhnya,” kata Tuchel.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA