#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Lewis Hamilton Akan Diperiksa FIA karena Pakai Kaos Berbau Politis
14 September 2020 09:50 WIB
PEMBALAP Formula 1 Lewis Hamilton akan menghadapi penyelidikan FIA karena mengenakan kaus berbau 'politik' di Grand Prix Tuscan hari Minggu lalu.

Juara dunia itu menggunakan slogan, 'Tangkap polisi yang membunuh Breonna Taylor', mengacu pada seorang teknisi medis berusia 26 tahun di Louisville, Kentucky, yang ditembak mati setelah pacarnya menembaki polisi selama pencarian narkoba di rumah mereka pada 13 Maret silam.

Hamilton mengenakan kaos tersebut selama sesi 'kampanye sosial' sebelum balapan dan saat naik podium saat God Save the Queen bermain untuk merayakan kemenangan kariernya yang ke-90.


Baca Juga :
- Mantan Bos F1 Sarankan Hamilton Gabung Red Bull Racing
- Perburuan Juara MotoGP 2020 Semakin Ketat, Joan Mir Berharap Timnya Tak Terbawa Suasana

Lewis Hamilton berdiri di podium Mugello mengenakan kemeja menyerukan penangkapan petugas polisi setelah penembakan fatal terhadap Breonna Taylor.

Jaksa Agung Kentucky masih menyelidiki pembunuhan tersebut, yang menyebabkan kerusuhan di Amerika. Sehingga, intervensi Hamilton dipandang oleh beberapa tokoh senior F1 sebagai berpotensi 'politis'.

Statuta FIA melarang pernyataan politik dalam bentuk apapun.

Hamilton dapat didenda, dengan seorang pejabat secara pribadi menunjukkan kepada Sportsmail bahwa pembalap Mercedes itu telah 'melewati batas'.

FIA dan pemilik olahraga Liberty Media sebelumnya telah berusaha keras untuk bekerja dengannya dalam pertarungan anti-rasisme.

Setelah mengenakan kemeja di grid sebelum balapan, Hamilton memberikan penghormatan kepada teknisi medis darurat dalam wawancara pasca balapan.

Di sana ia mengakui balapannya sulit menyusul kekacauan di GP Mugello yang membuat tiga balapan dimulai menyusul dua insiden bendera merah karena kecelakaan besar.

'Itu seperti tiga balapan dalam satu hari,' katanya setelah balapan. 'Sangat tangguh. Kami memiliki awal yang sulit.”


Baca Juga :
- Legenda NBA Michael Jordan Terjun ke Dunia Balap
- Senang dengan Profesi Barunya, Lorenzo Tak Mau Balapan Lagi

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA