#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Kecelakaan Maut, Pembalap Sepeda Ini Koma Setelah Tabrak Pembatas
06 August 2020 06:59 WIB
WARSAWA - Pembalap sepeda asal Belanda Fabio Jakobsen berjuang untuk hidupnya. Dia dalam keadaan koma setelah kecelakaan horor pada sprint terakhir di etape pertama Tour de Poland. 

Fabio Jakobsen menabrak pembatas pada kecepatan 80km/jam, Rabu (5/8). Pembalap tim Deceuninck-Quick Step sikut-sikutan dengan Dylan Groenewegen dari Tim Jumbo-Visma. 

Saat pasangan itu memperebutkan posisi, Groenewegen tampak menjepit rekan senegaranya. Hal itu menyebabkan malapetaka. Jakobsen menghantam pembatas. Serpihan pembatas berserakan ke lintasan dan membuat pembalap lainnya saling tabrak.


Baca Juga :
- Oh Tidak..! Video Detik-detik Pembalap Sepeda Terkemuka Terlempar ke Jurang Setelah Menghantam Jembatan
- Selain Didiskualifikasi dan Patah Tulang Selangka, ''Tersangka" Kasus Finis Maut Ini Bakal Diganjar Hukuman Lebih Berat

Dalam kecelakaan ini, dua pembalap lainnya mengalami cedera, Keduanya Marc Sarreau dari tim Groupama-FDJ dan Damien Touze (Cofidis Team).

Jakobsen diterbangkan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Dia mengalami koma karena menderita luka di kepala dan dada.

Namun, seorang dokter di rumah sakit di Sosnowiec mengatakan kondisinya stabil di unit perawatan intensif. Tetapi dia akan membutuhkan pembedahan pada wajah dan tengkoraknya.

"Itu adalah trauma kepala dan otak yang parah. Kami melakukan apa yang kami bisa, tim medis segera datang," kata seorang dokter balapan pada awalnya.

Masalah terbesar adalah intubasi, trauma besar pada langit-langit mulut, pendarahan hebat. Kondisi kesehatan sangat serius, ini merupakan ancaman langsung bagi kehidupan. 

"Semua pikiran dan doa kami untuk Fabio Jakobsen. Terima kasih atas semua dukungan yang diberikan," jelas tim Deceuninck-Quick Step dalam twitternya. 

Dalam pernyataannya, Federasi bali Sepeda Dunia (UCI) sangat menyayangkan terjadinya kecelakaan ini. UCI menyebut tindakan Groenewegen sama sekali tidak dibenarkan. 

Groenewegen dinyatakan sebagai pemenang balapan - dengan Marc Sarreau dan Luka Mezgec juga naik podium awal - tetapi ia kemudian didiskualifikasi dari balapan.

UCI yang menilai perilaku tersebut tidak bisa diterima, langsung merujuk ke Komisi Disipliner untuk meminta pengenaan sanksi yang sesuai dengan fakta yang ada.


Baca Juga :
- Luka Parah di Wajah, Pembalap Sepeda Ini Akhirnya Sadar Setelah Koma Dua Hari
- Meninggal karena Olahraga

"Federasi kami sepenuh hati dengan pengendara yang terpengaruh."

Sprint menutup panggung berbukit sepanjang 195,8 km yang menghubungkan dua stadion olahraga terbesar di Polandia.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA