#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Hari Ini, 1 Agustus, Tanggal Penting bagi Djadjang Nurdjaman
01 August 2020 15:28 WIB
BANDUNG–  Tanggal 1 Agustus menjadi tanggal keramat yang tidak akan dilupakan, Djadjang Nurdjaman (Djanur). Pasalnya, delapan tahun lalu (1 Agustus 2102), merupakan tanggal yang mencatatkan dirinya melangkah ke jenjang tertinggi dalam karier kepelatihannya.

Ketika itu seratus persen akan menukangi bekas tim yang membesarkannya namanya yakni, Persib Bandung. Meski PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tetap merahasikan nama pelatih lokal  yang dijagokannya, tetapi arah angin sudah mengarah kepada Djanur.

"Untuk nama kita belum bisa sebutkan dulu. Yang jelas, yang bersangkutan berasal dari Bandung dan nasional. Kita menjaga etika, karena pelatih tersebut masih terikat kontrak dengan klub lain," kata Komisaris Kuswara S Taryono yang saat itu menjadi juru bicara perekrutan pelatih lokal.


Baca Juga :
- Gol Sergio Van Dijk Dianulir, Persib Terlempar dari Lima Besar ISC A 2016
- Catat! Persib Bandung Gelar Latihan Perdana di Stadion GBLA pada 10 Agustus Mendatang, Pukul 09.00 Pagi

Meski demikian, Kuswara menegaskan ketika itu terus lakukan komunikasi. Kalau semuanya tak ada masalah akan diumumkan secepatnya. "Terutama dengan klubnya, kita harus melakukan pendekatan juga,” kata Komisaris Kuswara S Taryono yang ketika itu menjadi juru bicara persoalan perekrutan pelatih lokal.

Dan, benar beberapa hari kemudian, calon kuat pelatih Persib yang dimaksud Kuswara  adalah Djadjang Nurdjaman alias Djanur itu. Djadjang yang juga  mantan pemain Persib dan berasal dari Bandung.

Ketika itu, nama Djadjang tidak akan tertandingi oleh calon pelatih lainnya dan ketika itu ia satu-satunya pelatih asal Bandung yang memiliki lisensi dan terikat dengan klub lain yakni, Pelita Jaya.

Selain itu, apa yang dikatakan Kuswara bahwa pelatih tersebut sudah tak asing lagi terutama dengan segi bahasa untuk komunikasi mirip dengan ciri-ciri yang dimiliki Janur. 

Dan, ketika itu  Janur sendiri secara jujur mengakui bahwa kontraknya dengan Pelita Jaya akan habis pada akhir Agustus 2012  lalu.

Janur pun menyatakan siap seratus persen apabila ditawari menangani Persib. Menurutnya, menjadi tantangan tersendiri setelah lima musim menimba ilmu sebagai pelatih di Pelita Jaya.

“Dan sekarang saya cukup siap apabila memang Persib membutuhkan tenaga saya. Di Persib sendiri toh saya sudah cukup hafal. Bertahun-tahun saat jadi pemain pelatih. Terakhir saya bersama Arcan Iurie dan menggantikan ketika menyisakan lima pertandingan lagi,” kata Djadjang.

Karier kepelatihannya juga sempat membuahkan hasil. Ketika itu, menjadi asisten Indra Tohir pada Liga Dunhill 199/1994 dan Persib keluar sebagai juara.


Baca Juga :
- Semua Gaji Pemain Persib Aman, Pemain Asing dan Lokal Semangat Menyambut Lanjutan Liga 1
- Pekan Ini Semua Pemain Persib Berkumpul, Senin Mulai Latihan

“Apa yang tak bisa buat saya kalau memang saya harus ke Persib, yang jelas Persib merupakan tim yang memiliki materi lengkap saat ini,” kata Djadjang.  **

 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA