#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ronaldo Pimpin Capocannoniere, Juventus Tim Fenomenal
21 July 2020 06:16 WIB
TURIN - Cristiano Ronaldo menganggap rekornya sangat bagus. Tetapi yang penting adalah bahwa tim menang. Juventus taklukkan Lazio 2-1 di Stadion Allinaz, Selasa (21/7) dini hari.

Ronaldo memborong kedua gol kemenangan Juventus. Pemain internasional Portugal membukanya dengan konversi penalti di menit 51. 

Tiga menit kemudian Ronaldo menggandakannya. Dia menyambut umpan Paulo Dybala untuk menjebol gawang Thomas Strakosha. Lazio memperkecilnya lewat sepakan penalti Ciro Immobile di menit 82.


Baca Juga :
- Faktor Andrea Pirlo yang Membuat Arturo Vidal Bisa Kembali ke Juventus
- Berselisih dengan Crsitiano Ronaldo dan Perokok Berat, Maurizio Sarri Tidak Pernah Dianggap Pelatih yang Tepat buat Juventus

Dengan hasil ini, Juventus semakin kukuh di puncak klasemen dengan 80 poin. Bianconeri hanya butuh dua kemenangan lagi untuk menyegel Scudetto musim ini.

Total 86 poin yang dikoleksi Juventus sudah tak mungkin lagi dikejar Inter Milan. Meski Inter menyapu bersih empat laga sisa dengan kemenangan, total poinnya hanya 84.

“Kami tahu itu pertandingan yang sangat sulit melawan tim yang memiliki musim yang hebat. Tetapi kami tahu ini adalah peluang besar untuk menang, kami berada di rumah. Kami sangat senang," kata Ronaldo kepada Sky Sport Italia.

Dua gol itu bersejarah karena sejumlah alasan. Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak setidaknya 50 gol di Serie A, La Liga dan Liga Champions.

Ronaldo juga menjadi pemain tercepat di era tiga poin untuk menang mencapai 50 gol, mengambil 61 pertandingan, sedangkan Andriy Shevchenko butuh 68 pertandingan di Milan.

“Rekor selalu penting, tetapi yang penting adalah tim menang. Kami adalah tim yang fenomenal. Kami menunjukkan lagi hari ini, meskipun kami selalu ingin meningkatkan dan meningkatkan standar," papar Ronaldo.


Baca Juga :
- Immobile Kagum dengan Simone Inzaghi, Beruntung Tidak Dibajak Juventus
- Fans Pertanyakan Ronaldo Berjemur dengan Pacarnya setelah Juventus Pecat Sarri

"Hal-hal ini bagus, tetapi gelar Capocannoniere adalah proses alami yang muncul sebagai konsekuensi dari mencetak gol untuk memenangkan pertandingan bagi tim."

Juve berada di jalur untuk gelar Serie A kesembilan berturut-turut, apakah mereka sekarang akan fokus pada Liga Champions?*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA