#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Mantan Menpora Imam Nahrawi Divonis Tujuh Tahun Penjara dan Denda Rp 400 Juta
29 June 2020 22:17 WIB
JAKARTA – Setelah melalui proses hukum yang cukup panjang, Imam Nahrawi akhirnya mendengar putusan terkait kasus korupsi yang menjeratnya pada Senin (29/6/2020).

Majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Jakarta Pusat menyatakan Imam Nahrawi terbukti bersalah dalam kasus suap prososal dana hibah KONI dan menerima gratifikasi.

Vonis pun dijatuhkan kepada Imam Nahrawi, yakni tujuh tahun penjara ditambah denda Rp 400 juta subsider tiga bulan kurungan.


Baca Juga :
- GBK Arena Dipilih Jadi Kantor Sektretariat INAFOC
- Waketum PSSI Iwan Budianto Ditunjuk Jadi Wakil Ketua INAFOC

Dalam pembacaan vonis majelis hakim, Imam Nahrawi bersama asisten pribadinya, Miftahul Ulum, dinilai terbukti menerima suap sebesar Rp 11,5 miliar.

Imam Nahrawi juga dinilai terbukti menerima gratifikasi senilai total Rp 8.348.435.682 dari sejumlah pihak.

"Terdakwa Imam Nahrawi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan beberapa tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata ketua majelis hakim, Rosmina.

Vonis yang dijatuhkan kepada Imam Nahrawi lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK sebelumnya menuntut sang mantan menteri dengan 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, subsider enam bulan kurungan penjara.

Dilansir dari Kompas.com, Imam dinilai terbukti melanggar Pasal 12 huruf a juncto Pasal 18 dan Pasal 12B Ayat (1) juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Selain pidana pokok yang diberikan, majelis hakim juga menjatuhi pria 46 tahun itu dengan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik.

Imam Nahrawi tak berhak dipilih untuk mengampu jabatan publik selama empat tahun, terhitung sejak ia selesai menjalani pidana pokok.


Baca Juga :
- Menpora Selipkan Sport Science di Program WAH
- Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan kepada Organisasi Mahasiswa

Selain itu, ia juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp 18.154.320.882 yang harus dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Jika tak bisa membayar denda itu, maka harta benda Imam Nahrawi dapat disita untuk kemudian dilelang agar bisa menutupi uang pengganti.*05

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA