#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Legenda juga Manusia, Mike Tyson adalah Pacquiao Versi Kelas Berat tapi Punya Satu Kelemahan
29 June 2020 14:56 WIB
SEMUA akan sepakat jika Mike Tyson dan Manny Pacquiao adalah legenda tinju dunia. Masing-masingnya punya prestasi yang sangat mentereng. Tyson adalah juara dunia kelas berat termuda sepanjang sejarah. Sementara, Pacquiao adalah satu-satunya petinju yang bisa jadi juara dunia di delapan kelas.

Bicara teknik, Pacquiao lebih menonjol karena dengan bobot yang jauh di bawah Tyson, dia bisa lebih lincah. Salah satu senjata andalan Pacquiao adalah teknik bertinju yang aneh dan sulit sekali dibaca lawan. Lalu, pukulannya pun cepat dan sangat keras. Jika ingin melihat teknik, itu ada semua dalam diri Pacquiao.

Meski begitu, bukan berarti Tyson yang punya teknik yang hebat. Meski berada di kelas berat, teknik Tyson malah disebut setara dengan Pacquiao. Dengan kata lain, Tyson adalah Pacquiaonya kelas berat. Ini diungkap oleh mantan pelatih Tyson, Teddy Atlas saat sang legenda menjalani awal kariernya.


Baca Juga :
- Ngirit Gaji! Juventus Putus Kontrak Sami Khedira, MU Katanya Mau Tampung
- Balotelli Masih Nganggur tapi Mino Raiola Santai Saja dan Mau Carikan Klub di Eropa

“Tyson punya kekuatan yang sama besar di tangan kiri dan kanan,” kata Atlas. “Makin dahsyat lagi karena ditambah dengan kecepatan pukulannya.” Lebih dari itu, Tyson juga punya teknik cilukba. Sebuah teknik dengan pukulan tiba-tiba tanpa bisa diantisipasi lawan. Pacquiao juga punya teknik ini.


Baca Juga :
- Madrid Belum Keluar Uang di Bursa Transfer tapi Modal untuk Belanja Pemain Sudah Lumayan
- Carabao Cup; Leeds Adu Penalti Sampai Delapan Eksekutor tapi Kalah, Everton Lolos

“Tyson adalah versi besarnya Pacquiao. Saat seorang petinju kelas berat punya kekuatan dan kecepatan, maka itu akan luar biasa,” tutur Atlas. “Tapi, Tyson juga punya kelemahan yaitu tak pandai mengelola mental.” Ini pun bahaya. Bisa lepas kendali dan tak fokus saat mentalnya goyah.

Menggigit daun telinga Evander Holyfield salah satu bentuk betapa buruknya Tyson mengelola mental saat bertarung. Pada akhirnya, selegenda apa pun seorang petinju, dia tetap manusia biasa yang tak sempurna.*

BERITA TERKAIT

D
BarC4!
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA