#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Liverpool Sudah Juara, MU Kapan Solskjaer?
27 June 2020 16:45 WIB
MANCHESTER – Sukses Liverpool meraih gelar Liga Primer membuat Manchester United (MU) iri. Jika The Reds telah mengakhiri penantian akan trofi domestik ini setelah 30 tahun, giliran Tim Setan Merah kapan?

Sukses Liverpool dan pesta fan mereka memang mendapatkan apresiasi dari hampir semua publik sepak bola dunia, tidak terkecuali kubu MU. Namun, tidak dapat dimungkiri pula terbersit di hati skuat pasukan Ole Gunnar Solskjaer dan pendukungnya harapan yang sama.

Suatu saat, mungkin musim depan, giliran Tim Setan Merah yang bakal mengangkat trofi Liga Primer. “Kecemburuan” tersebut dapat dipahami apalagi keduanya memang memiliki rivalitas yang tajam dalam sejarah sepak bola Inggris.


Baca Juga :
- Lama Tidak Terdengar, Fernando Torres Bikin Gym Sendiri dan Berlatih Tinju
- Agen Bale Menyatakan, Transfer ke Tottenham Sudah Rampung dan Tinggal Diperkenalkan

Solskjaer pun mengakui ada sedikit rasa iri namun hal itu akan membuat dirinya semakin termotivasi untuk meraih hasil yang lebih baik lagi musim depan. Soal mimpi meraih kembali gelar Liga Primer faktanya memang bukan hanya milik Liverpool melainkan juga MU.

Maklum, kali terakhir MU meraih gelar ini pun sudah cukup lama. Tidak sampai tiga dekade memang tapi tujuh tahun merupakan fase penantian yang cukup panjang bagi tim sebesar MU.

“Bagi saya, setiap kali Anda melihat yang lain mengangkat trofi (Liga Primer) itu menyakitkan. Jadi, saya yakin pula bahwa perasaan itu pun dirasakan oleh semua yang mencintai MU. Semua, termasuk pemain kami, suporter, dan staf,” kata Solskjaer, kepada Manchester Evening News, hari ini.

Pelatih asal Norwegia ini menegaskan apa yang telah dibangun timnya pun semata mengarahkan tim untjuk bersaing dalam perburuan gelar. “Tentu saja kami ingin kembali ke trek persaingan dan itulah tantangan kami,” kata Solskjaer.

Musim ini, masih ada trofi yang dapat diraih meski bukan trofi utama yaitu Piala FA. Malam ini, Marcus Rashford dan kawan-kawan akan tandang menghadapi Norwich City dalam fase perempat final.

MU pun masih memiliki peluang untuk meraih gelar Liga Europa. Intinya, Solskjaer memang berambisi untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih. Apalagi, dia memiliki sejarah yang sangat kuat sebagai mantan pemain Tim Setan Merah.

Sejumlah pers Inggris pun menilai bahwa apa yang dilakukan Solskjaer dalam membangun timnya memiliki kesamaan dengan pelatih Liverpool, Juergen Klopp. Di antaranya adalah sejumlah pembelian pemain yag dinilai sukses.

Solskjaer dinilai tahu dan memahami apa yang dibutuhkan MU dan dia dipercaya untuk membangun tim ini sesuai dengan keinginannya. Perkembangan yang cepat Liverpool di bawah asuhan Klopp karena sejumah transfer atau pembelian pemain mereka yang dinilai berhasil seperti akhirnya tim ini memiliki trio lini depan yang tajam.

Hal ini juga terlihat di MU bersama Solskjaer. MU, tim yang pada musim-musim sebelumnya terlihat sulit bersaing, kini mulai memperlihatkan kekuatannya. Keputusan mendatangkan Harry Maguire contohnya merupakan pembelian yang dinilai tepat.

Begitupun dengan sosok Bruno Fernandes yang bergabung pada Januari ini. Penilaian yang sama juga berlaku untuk pembelian seperti Aaron Wan-Bissaka atau Odion Ighalo.


Baca Juga :
- Gajinya Dinaikkan Hampir 2 Kali Lipat, Bayaran Aubameyang di Arsenal Masih Kalah dari David De Gea di MU
- Ini Alasan Liverpool Mendatangkan Thiago: Butuh Umpan Terobosan

“Masa keemasan MU di bawah Alex Ferguson memang sangat sulit untuk diikuti bagi siapapun pelatih MU. Dia adalah master yang bisa membuat klub selalu ada di puncak klasemen. Itulah tantangan kami dan kami akan melakukan apapun untuk mewujudkannya,” kata Solskajer.

Ya, jika tidak musim depan, jumlah trofi Liga Primer MU tentu akan kembali disamai Liverpool jika memang rival utama mereka ini yang akan meraihnya. Musim 2020/21, MU memiliki peluang untuk bersaing.*

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA