#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kutukan Liga Primer sudah Berlalu bagi Liverpool
27 June 2020 14:04 WIB
LIVERPOOL – Kutukan? Jika memang disebut demikian, maka Liverpool telah terbebaskan dari “kutukan” tersebut.

Liverpool kini telah mencatatkan nama mereka dalam daftar klub peraih juara dalam kompetisi yang bernama Liga Primer.

Sejak kompetisi domestik teringgi sepak bola Inggris ini berganti nama dari Divisi Satu ke Liga Primer pada 1992/93, sejumlah klub besar Inggris memang bergantian meraih gelar Liga Primer. Tapi tidak dengan The Reds.


Baca Juga :
- Willian Paling Kinclong di Chelsea dalam Fase New Normal
- Solskjaer Memberikan Pesan kepada Nathan Ake: Kami Membutuhkan Bek

Seperti diketahui, kali terakhir Liverpool juara di kompetisi ini terjadi pada 1989/90 atau tiga musim sebelum nama “Liga Primer” resmi ditetapkan. Sejak itu, The Reds tidak pernah mampu meraih gelar tertinggi kompetisi domestik ini.

Meski demikian, perjalanan Liverpool dalam fase tersebut dalam tiga dekade, diwarnai dengan sejumlah pencapaian. Mereka meraih tiga gelar Piala FA (1992 2001, 2006), empat gelar Piala Liga Inggris (1995, 2001, 2003, dan 2012), lalu tiga gelar Community Shield (2005, 2001, dan 2006).

Mereka pun menambah prestasi tersebut dengan catatan di ajang Eropa seperti juara Liga Champions pada 2004/05 dan musim lalu 2018/19. Lalu satu Piala Super Eropa pada 2001, dan tiga gelar Piala Super Eropa pada 2001, 2005 dan 2019, satu Piala UEFA/Liga Europa pada 2001, tiga gelar Piala Super Eropa 2001, 2005, dan 2019, serta satu gelar Piala Dunia Klub 2019.

Liverpool pun berusaha untuk meraih gelar Liga Primer yang kemudian menjadi mimpi bagi pendukungnya. Meski demikian, upaya keras tersebut masih di luar dari jangkauan mereka.

Bahkan pada 2001/02 2008/09, 2013/14, dan musim lalu 2018/19, Liverpool begitu dekat dengan gelar ini dengan berada di peringkat kedua. Pada musim lalu, mereka meraih 97 poin yang merupakan poin tertinggi dalam sejarah mereka.

Namun, ketika itu , kekalahan dari Manchester City di Stadion Etihad pada 3 Januari 2019, menjadi penentu kegagalan Liverpool. Poin tersebut sekaligus membuat Liverpool menjadi klub dengna poin tertinggi yang tidak juara liga.

Nyaris menjadi juara juga pernah terjadi pada 2008/09 di bawah asuhan Rafael Benitez. Dan, kegagalan yang paling menjadi simbol adalah momen di bawah asuhan Brendan Rodgers pada 2013/14.


Baca Juga :
- Sempat Diisukan Bakal Didepak, Nemanja Matic Malah Tekan Kontrak Baru di Man United
- INFOGRAFIS: Salah, Mane, Keita, dan Lovren Catatkan Negeri Mereka Masuk Peraih Liga Primer

Saat itu, Liverpool memimpin pada pekan ke-36 namun kalah dari Chelsea 0-2. Laga yang kemudian diingat sebagai terpelesetnya Steven Gerrard. Kekalahan tersebut ketika kompetisi menyisakan tiga laga, membuat Manchester City tampil sebagai pemimpin klasemen hingga akhirnya meraih gelar.

Kini, di bawah asuhan Juergen Klopp, para pasukan The Reds berhasil mengakhiri tren negatif sekaligus, mengakhiri “kutukan” yang bernama Liga Primer.*

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA