#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
CEO PSIS Tanyakan Tiga Hal Terkait Olahraga dalam Era New Normal saat Rapat dengan Menpora
25 June 2020 19:33 WIB
JAKARTA – CEO PSIS Semarang yang juga anggota Komisi X DPR RI, A.S Sukawijaya atau lebih dikenal dengan Yoyok Sukawi menanyakan tiga hal kepada Menpora, Zainudin Amali.

Keduanya bertemu pada momen Rapat Kerja Anggaran (RKA) dan Rapat Kerja Pemerintah (RKP) dengan anggota Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Rabu (24/6/2020) kemarin.

Adapun yang ditanyakan oleh bos Laskar Mahesa Jenar itu adalah terkait anggaran infrastruktur Piala Dunia U-20, protokol kesehatan olahraga yang disesuaikan dengan kebijakan gugus tugas Covid-19, dan jaminan kesehatan untuk atlet.


Baca Juga :
- Lanjutan Liga 1 2020, PSIS Semarang Mantap Ajukan Stadion Citarum Jadi Home Base
- Menpora Selipkan Sport Science di Program WAH

 “Pertama, soal anggaran infrastruktur untuk Piala Dunia U-20. Sudah diusulkan oleh Kemenpora namun belum diputuskan pemerintah melalui Kementerian PUPR atau Kemenpora,” kata Yoyok Sukawi, Kamis (25/06/2020).

 “Kemudian soal protokol kesehatan. Pak Menpora akan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19, namun sebenarnya tidak berbeda kebijakan protokol kesehatan yang dikeluarkan Kemenpora dan Gugus Tugas Covid-19. Cuma ada tingkatan-tingkatannya yang perlu disinkronisasi,” ia menambahkan.

Yoyok Sukawi juga menyebutkan bahwa, Menpora memastikan tidak ada kebijakan yang berbeda antara Kemenpora dan Gugus Tugas Covid-19.

Sedangkan untuk pertanyaan ketiga, pria yang juga anggota Exco PSSI ini mencoba memperjuangkan jaminan kesehatan bagi para atlet yang berkompetisi maupun menjalani pelatnas.

“Pertanyaan ketiga dari saya ini justru masuk dalam kesimpulan rapat. Jadi Komisi X meminta Kemenpora memperhatikan dan mengawasi cabang olahraga dan kegiatan olahraga era new normal supaya jaminan kesehatannya jelas,” ucap Yoyok.


Baca Juga :
- CEO PSIS Semarang Bicara Mantan Pemainnya yang Kini Jadi Ajudan Presiden Liberia
- Ini 4 Acuan PSIS Semarang Sebelum Menggelar Persiapan Tim

Dia mencontohkan saat kompetisi akan mulai, harus dipastikan semua pemain sudah diasuransi oleh pihak berwenang masing-masing seperti klub atau federasi.

“Ini pasti beda dengan kegiatan olahraga seperti pelatnas, semua ditanggung pemerintah melalui Kemenpora,” kata Yoyok.*Sri Nugroho/05

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA