#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
NPC Jabar Kembalikan Sisa Anggaran Pelatda Rp13 M kepada Pemerintah demi Perangi Covid-19
20 June 2020 12:15 WIB
BANDUNG -  Sikap National Committee Jawa Barat ((NPC Jabar), patut menjadi contoh bagi semua organisasi di Tanah Air. Di masa pandemi corona yang memberikan dampak ekonomi, NPC Jawa Barat justru membuat keputusan lain.

Karena anggaran tidak terpakai itulah Induk olahraga kaum disabilitas tersebut telah mengembalikan  uang pembinaan sebanyak Rp13,9 miliyar dari total anggaran yang telah diterima dari Pemerinah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp50 miliar.

Keputusan tersebut diambil dengan alasan sisa anggaran tersebut lebih baik digunakan untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.


Baca Juga :
- Ayah Khabib, Abdulmanap Nurmagomedov, Dimakamkan di Dagestan, Dihadiri Presiden Republik Chechnya
- Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan kepada Organisasi Mahasiswa

Semula, sisa anggaran sudah diposkan untuk biaya operasional selama Pelatda, akomodasi untuk perjalanan penerbangan menuju Papua dalam rangka Pekan Paralylimpic Nasional ((Peparnas) 2020.

“Karena Peparnasnya diundur ke 2021 dan uang tersebut tidak terpakai, lebih baik kita kembalikan kepada Pemerintah Provinsi. Buat apa anggaran itu kita pegang, wong kita tak ada  penerbangan di saat masa pandemi ini," kata Ketua NPCI Jabar, Supriatna Gumilar, Jumat (19/6).

NPCI menilai ada yang yang lebih penting dalam alokasi dana tersebut "Lebih baik uang tersebut untuk membantu Pemprov Jabar dalam penanggulangan bencana wabah corona ini,” Supriatna Gumilar menambahkan.

Sejak wabah corona melanda, semua kegiatan dihentikan. Peparnas yang sejatinya akan digelar November 2020, juga dimundurkan ke 2021. Praktis, program pelatda dan persiapan NPC Jabar menuju Peparnas juga ikut terhenti.

Menurut pria yang akrab disapa Supri itu, pengembalian sisa anggaran tersebut sudah  melalui prosedur semestinya diawali dengan bersurat kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Pak gubernur sendiri menyarankan kita untuk menghadap kepada Inspektorat untuk berkonsultasi. Lalu, kita pun disarankan untuk menemui BPKP," Supriatna menambahkan.

Akhirnya pengembalian sisa anggaran itu disetujui dengan mengacu kepada juklak dan juknisnya sehingga nantinya anggaran tersebut akan dilimpahkan dan ditangani oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

"Jadi keputusan kita tidak dianggap masalah dan menyalahi aturan di kemudian hari, semua tuntas dan tidak ada masalah dengan keputusan kami ini,” kata Supri lagi.

Bagi NCP Jabar, tidak ada alasan untuk menyesali keputusan ini. Sebab semuanya semata-mata demi kepentingan bersama di masa pandemi Covid-19.

Bahkan sebelum memutuskan, dilakukan proses rapat bersama para pengurus, manajer serta Pengcab NPC kota/kab di Jabar.

"Jadi, di internal kami pun tidak akan ada masalah karena sudah sepakat dan dalam rapat bersama sebelumnya, semuanya setuju dan  sepakat karena kami berpikir Jawa Barat sedang membutuhkan dana besar untuk saat ini," Supri menambahkan.

Paket Sembako

Selain mengembalikan sisa anggaran, NPC pun menyerahkan 3.200 paket sembako kepada Pemprov Jabar hasil sumbangan para atlet dan pengurus cabang di Jawa Barat. Penyerahan paket sembako ini pun telah dilakukan di Gedung Pakuan Jumat (19/6).

Menurutnya, paket sembako sebanyak itu akan diserahkan  kepada  keluruh penyandang disabilitas di Jabar yang terdampak Covid-19. Termasuk atlet Pelatda yang tengah melakukan latihan di rumah masing-masing.

“Paket tersebut hasl sumbangan kita dan para atlet di Jabar, dan akan kita distribusikan kepada penyandang disabilitas di Jawa Barat dan sebagian lagi untuk atlet kita, banyaknya 3.200 paket sembako," Supri menjelaskan.


Baca Juga :
- Pemain Bhayangkara FC Jajang Mulyana: Liga 1 Tanpa Degradasi Kurang Seru
- Tes PCR Persib Disaksikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Penyerahan bantuan ini disaksikan gubernur, perusahaan besar lainnya di Gedung Pakuan. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, selama tiga bulan ini, sudah ada 300 institusi membantu Gugus Tugas Jawa Barat dalam penanganan Covid di Jawa Barat.

“Ini menandakan kepercayaan yang sangat  tinggi kepada Gugus Tugas Jawa Barat, alhamdulilah, apa yang disumbangkan membuahkan hasil, kondisi penanganan Covid di Jawa Barat selalu dalam level  terkendali dan di Minggu ini masih di bawah satu," kata Ridwal Kamil.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA