#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Akhiri Kebuntuan dalam Mencetak Gol, Sterling Ingatkan Kembali untuk Perangi Rasisme
18 June 2020 12:27 WIB
MANCHESTER – Raheem Sterling akhirnya mengakhiri kebuntuannya dalam mencetak gol. Penyerang Manchester City ini melakukannya ketika menorehkan gol pertama The Citizens ke gawang Arsenal dalam laga Liga Primer, Rabu (17/6) atau Kamis dini hari WIB.

Sebelum pertandingan ini, bintang 25 tahun tersebut memang sempat mengalami kesulitan ketika dia tidak pernah menorehkan gol dalam tujuh laga Liga Primer beruntun, plus dua laga ketika dirinya absen karena cedera.

Kali terakhir Sterling mencetak gol di Liga Primer terjadi saat timnya kalah 2-3 dari Wolverhampton Wanderers, 2-3 dalam laga tandang pada 27 Desember 2019. Dengan demikian pula, satu gol ke gawang Arsenal merupakan gol pertamanya sepanjang tahun 2020 ini.


Baca Juga :
- Willian Paling Kinclong di Chelsea dalam Fase New Normal
- Solskjaer Memberikan Pesan kepada Nathan Ake: Kami Membutuhkan Bek

“Gol itu membuat diri saya lega. Saya menyadari gol sangat penting dan ketika di pertandingan ini saya mendapatkan kesempatan, saya langsung memanfaatkannya,” kata Sterling, soal gol yang diciptakannya memanfaatkan umpan silang rekan setimnya, Kevin De Bruyne.

Gol yang tercipta jelang babak pertama berakhir tersebut sedikit berbau keberuntungan karena memanfaatkan blunder bek Arsenal, David Luiz. Meski demikian, dengan gol itu, Sterling optimistis dalam menyongsong laga selanjutnya.

“Ketika peluang itu datang, Anda harus memanfaatkannya dan itulah yang saya lakukan,” Sterling menambahkan.

Satu gol tersebut memang berharga bagi Sterling. Maklum, sepanjang tahun ini atau sebelum kompetisi dihentikan karena pandemi virus corona, Sterling mencoba mengakhiri kebuntuan tersebut.

Total, dia melepaskan 28 tembakan untuk mencari gol tersebut dan akhirnya dia mewujudkannya di laga ini. Dengan gol itu pula, Sterling total telah mencetak 12 gol untuk City di Liga Primer 2019/20.

Dengan sembilan pertandingan sisa musim ini, Sterling masih berpeluang untuk menyamai atau mematahkan rekor gol terbaiknya di Liga Primer bersama City, yaitu pada 2017/18 ketika dirinya mencatatkan 18 gol. Bahkan, musim itu ditandai pula dengan 15 assist.

Sterling membutuhkan enam gol lagi untuk menyamai rekor terbanyak semusimnya di City. Di sisi lain, momen ini juga dimanfaatkan Sterling dalam kampanye memerangi rasisme.

Pada laga ini sendiri dan di laga lainnya, kaus di nomor masing-masing pemain tidak akan tertulis nama mereka melainkan dengan slogan “Black Lives Matter”. Ketika kick-off, mereka pun melakukan aksi berlutut di satu kaki.

Aksi tersebut sudah sangat dikenal belakangan ini sebagai perlawanan terhadap rasialisme atas insiden pembunuhan berbau rasialisme terhadap George Floyd di Amerika Serikat.

Peristiwa tersebut pun menimbulkan reaksi keras masyarakat di hampir semua negara bagian di Amerika Serikat, yang juga merembet ke negara-negara lain.

Sterling sendiri dikenal sebagai salah satu pemain yang gencar memerangi rasisme. Dalam kesempatan ini pula, dia mengingatkan aksi ini terus didengungkan. Bukan hanya dalam kata-kata melainkan dalam tindakan.

Menurut mantan pemain Liverpool ini, ada satu cara di sepak bola khususnya di Liga Primer, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada pelatih berkulit gelar untuk melatih klub Liga Primer.


Baca Juga :
- Sempat Diisukan Bakal Didepak, Nemanja Matic Malah Tekan Kontrak Baru di Man United
- INFOGRAFIS: Salah, Mane, Keita, dan Lovren Catatkan Negeri Mereka Masuk Peraih Liga Primer

Menurutny, merasa posisi utama di jajaran manajerial klub-klub Liga Primer terlalu didominasi orang-orang kulit putih, termasuk manajer. “Staf pelatih yang Anda lihat di klub-klub sepak bola: ada Steven Gerrard, Frank Lampards, Sol Campbell, dan Ashley Cole,” katanya.

Dari keempat nama tersebut praktis hanya Gerrard dan Lampard yang mendapatkan kesempatan melatih di klub divisi tertinggi. “Namun, dua yang belum diberi peluang, tepatnya adalah dua mantan pemain kulit hitam,” katanya.*

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA