#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bos Mercedes Toto Wolff: F1 Tak Butuh Tipu Muslihat
04 June 2020 18:04 WIB
Pekan lalu F1 dan 10 prinsipal tim mendiskusikan ide untuk menjalankan balapan kualifikasi gaya sprint. Kejuaraan digelar selama akhir pekan kedua dari acara utama musim ini untuk menentukan grid grand prix utama pada hari Minggu.

Sementara mayoritas tim mendukung proposal tersebut. Akhirnya ditolak setelah Mercedes menentang inisiatif tersebut. Wolff sejak itu menguraikan alasan Mercedes untuk memblokir ide tersebut. Dia menyebutkan kekhawatiran bahwa balapan bisa terbuka untuk manipulasi.

"Tampaknya ada pola umum di Formula 1, membedakan ide-ide lama yang telah dianalisis secara menyeluruh dan ditolak dan kemudian seseorang berpikir itu bagus dan kembali ke agenda," kata Wolff.


Baca Juga :
- Mantap! Valtteri Bottas Segera Perpanjang Kontrak dengan Mercedes
- Peringatan Keras Lewis Hamilton dan Mercedes

“Maka Anda perlu melihat alasan mengapa kami menentangnya dan ada tiga alasan mendasar."

“Saya percaya Formula 1 adalah meritokrasi, pria terbaik di mesin terbaik menang; kita tidak perlu tipu muslihat untuk membalikkan keadaan dan menciptakan balapan yang lebih mengasyikkan," terang Wolff.

“Nomor dua, saya tahu dari tur balap mobil, bahwa strategi menjadi alat yang sangat berguna ketika satu hasil balapan pada dasarnya membentuk grid untuk yang berikutnya."


Baca Juga :
- Taklukkan GP Styrian, Lewis Hamilton Mendekati Rekor Schumacher
- Kembali ke Renault, Fernando Alonso Berniat Menambah Koleksi Trofinya di Formula 1 yang Sempat Ditinggalkan sejak 2018

"Bayangkan saja salah satu pembalap yang tidak bekerja dengan baik pada balapan hari Minggu di akhir pekan Spielberg pertama, Anda memutuskan untuk DNF mobil. Itu menjadi mobil yang dimulai untuk lomba kualifikasi pada akhir pekan kedua."

"Dan jika mobil itu dimulai pada pole untuk balapan kualifikasi, maka dia pasti akan berada di pole untuk hari Minggu dan memenangkan perlombaan."*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA