#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Malam Ini Exco PSSI Menggelar Rapat, Kompetisi Dilanjutkan Semakin Kuat
03 June 2020 07:17 WIB
JAKARTA – Komite Eksekutif (Exco) PSSI akan menggelar rapat, pada Rabu (2/6/2020) malam. Rapat ini digelar guna memutuskan kelanjutan kompetisi Liga Indonesia yang sempat terhenti karena pandemi virus corona sejak Maret lalu.

“Rencananya mala mini,”ucap Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi, Rabu (2/6/2020) pagi dilansir dari Antara.

PSSI cukup berhati-hati dan mempertimbangkan berbagai hal sebelum mengeluarkan keputusan terkait kelanjutan kompetisi musim ini.


Baca Juga :
- Kapten Borneo FC Diego Michiels Tambah Porsi Latihan Mandiri Jelang Bergulirnya Liga 1
- Makin Wani! Bonek Gerak Cepat Bantu Atasi Covid-19, Gugus Tugas Menilai Suporter Persebaya Itu Sudah Berubah

Untuk itu, PSSI telah mengundang klub-klub kontestan Liga 1 dan Liga 2 dalam rapat virtual dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada Selasa (2/6/2020) pagi hingga sore.

Pada rapat kali ini, PSSI melalui Ketua Umum, Mochamad Iriawan, memberikan opsi-opsi terkait kelanjutan kompetisi 2020.

Rapat virtual PSSI dengan seluruh klub Liga 1 dan 2 dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 18.30 WIB.

Pada rapat ini selain ketua umum, PSSI juga diwakili Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, anggota Komite Eksekutif Yoyok Sukawi serta Endri Erawan, juga Pelaksana Tugas Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Turut hadir pula Wakil Sekjen PSSI Maaike Ira Puspita, Staf Khusus Leo Siegers, Direktur Teknik Indra Sjafri dan dokter timnas Syarif Alwi.

Sementara dari PT LIB diwakili Direktur Operasional Sudjarno, Direktur Bisnis Rudy Kangdra, dan Direktur Keuangan Anthony Kartawiria.

"Hari ini PSSI memberikan opsi-opsi kepada klub Liga 1 dan 2 terkait kelanjutan kompetisi. Jadi keputusan tetap di rapat Komite Eksekutif,” kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, di laman PSSI, Selasa (02/06/2020).

“Seperti Liga 1 dimulai bulan September atau Oktober. Setelah itu terkait nominal penambahan subsidi, pertandingan dimainkan di Pulau Jawa, serta konsep degradasi dan promosi," Yunus menambahkan.

Dijelaskan Yunus, opsi kompetisi dilanjutkan untuk melihat kepentingan lebih besar yakni timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Apalagi ajang bergengsi tersebut berlangsung di Tanah Air.

"Untuk Liga 2, PSSI menawarkan opsi home tournament, sistem formatnya dibagi empat grup dengan masing-masing grup enam tim,” ia menambahkan. Dijelaskan Yunus, Liga 2 dimulai sekitar bulan Oktober.

“Jadi opsi untuk status kompetisi Liga 1 dan 2 adalah kompetisi lanjutan. Kompetisi akan dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat. Tadi dokter Syarif Alwi juga telah memberikan paparan kepada seluruh klub," kata Yunus.

PSSI juga akan menyiapkan payung hukum terkait kontrak kepada pemain dan pelatih. Untuk itu PSSI juga berdiskusi dengan APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) serta Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) setelah rapat virtual.

Saat ini PSSI juga terus berkomunikasi dengan pemerintah, dalam hal ini Menpora. Selain itu, PSSI juga berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Gugus Tugas Covid-19, Kementerian Kesehatan, Kepolisian Republik Indonesia dan lain-lain.


Baca Juga :
- Andik Vermansah, Bayu Gatra, dan Dua Pemain Liga 1 Lainnya Saling Jegal dalam Laga Tarkam di Jember
- Piala Dunia U-20 2021, Pemkot Solo Sterilkan Kawasan Stadion Manahan dari PKL

Sementara itu, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mengatakan bahwa timnya mendukung penuh keputusan PSSI bila kompetisi dilanjutkan.

"Kompetisi nanti juga demi kepentingan lebih besar, yakni timnas U-19 yang akan berlaga pada Piala Dunia U-20 2021 di mana Indonesia menjadi tuan rumah. Namun kompetisi nanti harus berlangsung dengan protokol ketat demi keselamatan semuanya," kata Teddy.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA