#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Mayweather Berempati, Kirim Cek Senilai Rp 1,27 Miliar untuk Pemakaman George Floyd
03 June 2020 05:36 WIB
MINNEAPOLIS - Amerika meletus dalam kekacauan setelah George Floyd meninggal dalam tahanan polisi di Minneapolis seminggu yang lalu.

Rekaman menunjukkan dia berjuang untuk bernafas ketika seorang petugas melututkan lehernya selama sembilan menit. Aksi brutal itu membuat Floyd kehilangan nyawa. 

Kontan memicu protes massa. Kekerasan telah menyebar ke 30 kota di seluruh Amerika. Presiden Donald Trump bersiap untuk menempatkan tentara di jalanan.


Baca Juga :
- Mayweather Geram! Sugar Ray Leonard Jadi Petinju Kelas Welter Terbaik Sepanjang Masa
- 10 Petinju Terbaik Boxrec: Saul Alvarez Langkahi Tyson Fury dan Anthony Joshua di Puncak Pound-for-Pound

Tapi di tengah kerusuhan, legenda tinju Floyd Mayweather berempati. Dia menawarkan untuk membayar pemakaman Floyd.  "Dia hanya melakukan apa yang dia rasakan benar di hatinya," kata sumber kepada TMZ.

Dia ingin membayar tagihan untuk empat layanan pemakaman yang berlangsung di Houston, Minnesota, Charlotte dan lokasi lain yang belum ditentukan.

Melansir berita dari TMZ , Mayweather sudah mengirimkan cek senilai 88.500 dolar Amerika Serikat (sekitar Rp 1,27 miliar). Cek tersebut kabarnya sudah dikirim ke rumah pemakaman Robert Swearington Fort Bend Memorial.

FightHype kemudian memperoleh video tentang legenda berusia 43 tahun yang menjelaskan keputusannya untuk membayar tagihan pemakaman Floyd.

Mayweather, berbicara di gymnya di Las Vegas, mengatakan: "Masalahnya adalah ini, Anda melakukan hal-hal yang berbeda dengan cara yang berbeda, jadi kami memberikan kembali seperti itu, tim kami."

"Saya pada dasarnya mengatakan itu berasal dari kita semua, karena kita semua adalah tim. Jadi kami memberi kembali," kata Mayweather.

"Dia mengadakan tiga pemakaman, mungkin bahkan empat, tapi saya mengurus semuanya," tandasnya.

Mayweather kemudian berkata, “Tidak ada bedanya dengan orang lain yang mendukung orang tua mereka, tidak ada perbedaan tentang orang Meksiko yang mendukung orang Meksiko, orang Dominikan yang mendukung orang Dominikan, orang Cina yang mendukung orang Cina, orang Puerto Rico yang mendukung orang Puerto Rico, saya orang Amerika hitam - saya mendukung orang-orangku dulu."

Isyarat niat baik bukan yang pertama bagi pensiunan petinju - yang sepanjang kariernya mendukung amal tunawisma di Vegas.


Baca Juga :
- Mayweather Ajak Tarung Ulang, McGregor Asik Main Jet Ski
- Jauh Sebelum Kematian George Floyd, Selebrasi Unik De Jong dan Wijnaldum Jadi Simbol melawan Rasisme

Mayweather juga membayar pemakaman Joe Frazier dan mantan lawan Genaro Hernandez, yang dikalahkannya pada 1998.

Orang Amerika itu terkena tragedi sendiri tahun ini. Josie Harris, ibu dari tiga dari empat anaknya, ditemukan tewas di mobilnya dua minggu sebelum paman dan mantan pelatih Roger meninggal pada usia 58 tahun.

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA