#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Mario Balotelli Pose Black Power Dukung Protes Kematian George Floyd
02 June 2020 15:21 WIB
BRESCIA - Mario Balotelli menyuarakan keadilan untuk George Floyd yang tewas dilututkan polisi di Minneapollis, AS. Penyerang Brescia mengunggah pose Black Power.

Mario Balotelli melakukan pose Black Power saat ia mendukung protes Black Lives Matter setelah kematian George Floyd.

Dalam unggahannya di media sosial Instagram, Balotelli memperagakan pose Black Power untuk mendukung pemberian keadilan kepada Floyd. Dalam keterangan foto itu, Balotelli membubuhkan tanda pagar #saynotoracism #blackpower #restinpeacebroter dan #GEORGEFLOYD.


Baca Juga :
- Mancini Sudah Muak dengan Balotelli
- Momen Memalukan! Balotelli Tidak Diizinkan Masuk ke Tempat Latihan Brescia

Aktivis menyerukan 'keadilan' atas kematian Floyd. Warga AS berkulit hitam itu tewas dilututkan polisi berkulit putih Derek Chauvin, selama lebih dari delapan menit di Minneapolis, Senin lalu.

Protes di Amerika menjadi bentrokan keras dengan polisi. Puluhan kota di Amerika dibakar. Kematian Floyd menjadi simbol kebrutalan polisi sistemik terhadap warga Afrika-Amerika.

Balotelli bergabung dengan bintang-bintang seperti Manchester United, Paul Pogba dan Marcus Rashford dalam membuat pendirian melawan rasisme.

Pria 29 tahun itu juga mengunggah menyindir pelaku rasisme di fitur instastory-nya. "Saya tidak menentang monyet karena saya benar-benar yakin monyet lebih pintar daripada rasis."

Balotelli menjadi sasaran ejekan rasis dari penggemar Lazio di Serie A pada Januari. Lazio didenda 17.000 poudnsterling sebagai hukuman bagi penggemar yang menargetkan Balotelli dengan nyanyian rasis.

Brescia unggul 1-0 saat itu menyusul gol yang dicetak oleh Balotelli, yang juga menjadi sasaran pelecehan ras di awal pertandingan.

Balotelli memposting video golnya di Instagram setelah pertandingan dan menulis: 'Penggemar Lazio yang hari ini berada di stadion, ANDA memalukan!'

Balotelli juga menjadi target pelecehan rasial awal musim ini.  Dia mengancam akan meninggalkan lapangan karena nyanyian rasis penggemar Hellas Verona selama pertandingan, November 2019.

Gelandang United Pogba menyatakan kesedihannya atas kematian Floyd. Dia berbagi pesan dengan 41 juta pengikutnya untuk menunjukkan dukungannya terhadap gerakan Black Lives Matter.

Rashford juga berbicara setelah kematian tragis Floyd. Penyerang MU ini bersikeras 'orang-orang terluka dan butuh jawaban'. 

Sementara pasukan Liverpool membuat gerakan yang kuat dalam solidaritas dengan gerakan Black Lives Matter selama sesi pelatihan di Anfield.

Di Jerman, Borussia Dortmund dan pemain sayap Inggris Jadon Sancho mengungkapkan kemeja 'Justice for George Floyd' saat merayakan gol pertamanya melawan Paderborn pada Minggu (31/5).


Baca Juga :
- Jauh Sebelum Kematian George Floyd, Selebrasi Unik De Jong dan Wijnaldum Jadi Simbol melawan Rasisme
- "Saya Pria Kulit Putih, Saya Juga Pernah Jadi Korban Rasisme!" Tyson Fury Ikut Mengomentari Kematian George Floyd

George Floyd merupakan warga kulit hitam Amerika Serikat yang tewas pada pekan lalu setelah ditahan oleh aparat kepolisian Minneapolis. 

Dia disebut mengalami penganiayaan oleh petugas bernama Derek Chauvin yang kini telah dipecat dan menghadapi tuduhan pembunuhan dan pembantaian. Tiga rekan Chauvin lainnya juga dipecat meskipun belum ikut diadili.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA