#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Floyd Mayweather Tanggung Ongkos Pemakaman Floyd
02 June 2020 08:42 WIB
WASHINGTON - Amerika Serikat telah meletus dalam kekacauan. Kerusuhan terjadi setelah pria kulit hitam, George Floyd meninggal ditikam polisi di Minneapolis seminggu yang lalu.

Rekaman menunjukkan Floyd berjuang untuk bernafas ketika seorang petugas berlutut di lehernya selama sembilan menit. Aksi itu memicu protes massa.

Dan kekerasan telah menyebar ke-30 kota di seluruh Amerika. Presiden Donald Trump bersiap untuk menempatkan tentara di jalanan.


Baca Juga :
- Floyd Mayweather Pamer Koleksi Jam Tangan Bertakhtakan Berlian Senilai Lebih dari Rp283 Miliar
- The Next Floyd Mayweather! Petinju 22 Tahun Ini Menunjukkan Kenapa Dia Mendapatkan Julukan Tersebut

Hingga kemarin demonstrasi yang diwarnai bentrok dengan aparat masih terjadi di Minneapolis, Boston, dan Washington. Di Minneapolis ribuan demonstran menggelar aksi pada Minggu malam di St Paul. Selama beberapa hari terakhir lebih dari 170 toko dijarah para warga yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, TMZ melaporkan bahwa Mayweather Jr telah menawarkan untuk mendanai biaya pemakaman Floyd.

Dia ingin membayar tagihan untuk empat layanan yang berlangsung di Houston, Minnesota, Charlotte dan lokasi lain yang belum ditentukan.

Menurut TMZ orang terdekat Mayweather Jr mengatakan kepada mereka: "Dia hanya melakukan apa yang dia rasakan benar di dalam hatinya." Pembaruan baru mengklaim keluarga Floyd telah menerima tawaran Mayweather Jr.

Di Inggris, bintang Manchester United Paul Pogba dan Marcus Rashford mengirim pesan anti-rasisme yang kuat untuk memberi penghormatan kepada Floyd.

Pogba berkata: “Saya merasa marah, kasihan, benci, marah, sakit, sedih. Kesedihan untuk George dan semua orang kulit hitam yang menderita rasisme setiap hari."

“Baik di sepak bola, di tempat kerja, di sekolah, di mana saja! Ini harus dihentikan, sekali dan untuk semua. Bukan besok atau lusa, hari ini!"

“Rasisme kekerasan tidak bisa lagi ditoleransi. Saya tidak bisa mentolerir. Saya tidak akan mentolerir. Kami tidak akan mentolerir. Rasisme adalah ketidaktahuan. Cinta adalah kecerdasan."

Rashford menyatakan: "Saya sudah mencoba memproses apa yang sedang terjadi di dunia."

“Pada suatu waktu saya telah meminta orang untuk berkumpul, bekerja bersama dan bersatu, kami tampak lebih terpecah daripada sebelumnya," ujar striker MU itu.

“Orang-orang terluka dan butuh jawaban. Hitam itu penting. Budaya hitam penting. Komunitas kulit hitam penting. Kami penting."


Baca Juga :
- Floyd Mayweather Sebut Dirinya Petarung Terbaik, Bukan Muhammad Ali
- Jauh Sebelum Kematian George Floyd, Selebrasi Unik De Jong dan Wijnaldum Jadi Simbol melawan Rasisme

Di Jerman, Jadon Sancho meluncurkan kaus 'Keadilan untuk George Floyd' setelah mencetak hat-trick bersama Borussia Dortmund. Kontan, dia diacungi kartu kuning oleh wasit setelah melepas kausnya.

Dan Sancho masih bisa menghadapi hukuman lebih lanjut dari FA Jerman atas tindakannya.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA