#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
SAH Periode II Kemenpora Digelar
01 June 2020 07:27 WIB
JAKARTA - Pemerintah berupaya menyehatkan masyarakat lewat olahraga menghadapi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan senam bertajuk SAH (Stay at Home).

Program ini diluncurkan secara virtual oleh Kemenpora. Menariknya SAH juga dilombakan. Kali ini memasasuki periode kedua yang dimulai sejak Kamis 28 Mei 2020.

Peserta pada periode II adalah individu (1 orang). Peserta diminta menggunakan platform sosial media facebook untuk mengunggah video senam.  Periode II akan dibuka hingga pukul 12.00 pada 7 Juni mendatang. Sementara pengumuman 10 akun facebook pemenang periode II akan dilaksanakan pada 11 Juni 2020. 


Baca Juga :
- Menpora Selipkan Sport Science di Program WAH
- Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan kepada Organisasi Mahasiswa

Menghadapi pandemi COVID-19, Pemerintah berupaya untuk mengajak masyarakat berolahraga guna mempertahankan serta meningkatkan imun untuk melawan masuknya virus ke dalam tubuh. 

Kemenpora beberapa waktu lalu meluncurkan program Lomba Senam Virtual bertajuk Senam SAH (Stay at Home) yang dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat selama menghadapi masa pandemi di Indonesia.


Baca Juga :
- SOS: Menpora Jadi Ketua Panpel Piala Dunia U-20 Kode Presiden di Tengah Isu Reshuffle
- Penjelasan Ketua INAFOC soal Anggaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia

"Ini adalah hal baru bagi kita. Sejak Kemenpora ini ada, baru kali ini kita melaksanakan lomba senam yang pesertanya entah ada dimana, juri-nya entah dimana, dan panitianya entah dimana. Tentunya ini menjadi tantangan bagi kita dan kita berusaha memberi yang terbaik dengan terus melakukan koordinasi dalam hal apapun terkait penyelenggaraan lomba ini," ujar Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta.

Pandemi COVID-19 mau tidak mau mengubah cara kerja pemerintah. Pemerintah berupaya untuk mencapai target kerja dengan cara yang tentunya disesuaikan dengan situasi terkini. Harapannya adalah agar masyarakat tidak berhenti untuk berolahraga walaupun saat ini akses untuk bergerak sangat terbatas.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA