#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ini Alasan Mengapa Higuain Masih Sangat Penting bagi Juventus
28 May 2020 21:02 WIB
TURIN – Gonzalo Higuain memang menjadi pemain terakhir yang bergabung ketika Juventus kembali menggelar latihan setelah lockdown di Italia berakhir. Kini, penyerang asal Argentina tengah mengejar ketertinggalannya ketika semua rekannya telah melakukan sejumlah sesi latihan.

Il Pipita bahkan masih berada dalam putaran isu akan pergi atau pemain yang bakal dilepas Juventus. Salah satu indikasinya, Juve kabarnya akan menggunakan pola 4-3-3 dengan Paulo Dybala sebagai false nine (penyerang palsu) ketika Higuain belum mencapai performa yang fit untuk bermain.

Namun, apakah Higuain memang benar-benar bakal meninggalkan Juventus? Nanti dulu. Pasalnya, sosoknya justru kini menjadi sangat penting bagi si Nyonya Besar dalam menyongsong kompetisi yang rencananya akan segera bergulir.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Atalanta dalam Trek Persaingan Scudetto dengan Juventus
- INFOGRAFIS: Ibrahimovic Tunggu Reaksi Milan

Seri A aka bergulir rencananya pada pertengahan Juni nanti dan akan berlanjut hingga Agustus. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa aspek percepatan waktu dari kompetisi yang masih tersisa ini.

Kondisi tersebut praktis memberikan perubahan baik bagi klub maupun pemain sendiri. Pada bulan-bulan itu yang biasanya pemain sudah siap untuk berlibur, mereka justru malah berada dalam fase penting kompetisi.

Meski demikian, itu bukan bagian yang tersulit Menurut Giovanni Guardala, seorang pengamat sepak bola Italia yang juga seorang jurnalis di Sky Sport Italia, kompetisi Seri A akan digulirkan dengan pertandingan tiga hari sekali.

Laga tersebut juga bakal bergulir di temperature yang lebih tinggi karena itu merupakan musim panas. Bagi klub besar seperti Juventus, percepatan laga termasuk dengan main sekali setiap tiga hari hingga Agustus nanti di atas kertas dapat mereka atasi.

Meski demikian, tetap ada persoalan yang harus dipecahkan. “Di lini serang, hanya Higuain satu-satunya penyerang tengah (center forward). Lalu, Cristiano Ronaldo dan Dybala, keduanya tidak akan cukup jika memang kompetisi akan dimainkan setiap tiga hari sekali bahkan di temperature yang tinggi,” kata Guardala.

Karena itulah, menurutnya, Juventus harus melupakan dulu soal isu di seputar Higuain dan mereka justru harus fokus untuk membuat Il Pipita siap tempur. “Penting untuk mempercepat kondisi Higuain fit dan siap bermain,” dia menambahkan.

Tapi, masalahnya, “recovery” Higuain bukan hanya dari sisi fisik melainkan juga mentalitasnya. Kondisi mental ini berhubungan dengan situasi selama dua bulan lalu ketika dirinya harus berada di Argentina untuk menjaga ibunya yang sakit.


Baca Juga :
- Ibrahimovic Menertawakan Cristiano Ronaldo Usai Cetak Gol Penalti lawan Juventus
- Antonio Conte Tidak Ingin Inter seperti Lazio yang Kalah dalam Dua Laga Beruntun

Pada masa itulah, dia menjadi perhatian besar dan membuatnya hilang kontak dengan Juventus. Namun, kini dia sudah kembali tapi dengan situasi yang sudah diketahui bahwa kontraknya yang tinggal menyisakan setahun lagi tidak akan diperpanjang.

“Ini menjadi persoalan pelatih Maurizio Sarri. Tanpa Higuain, Juventus akan menghadapi persoalan yang cukup besar untuk lini depan mereka ketika kompetisi kembali bergulir dalam situasi yang berbeda,” kata Guardala lagi.*

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA