#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


INFOGRAFIS: Barcelona Kurang Daya Ledak di Lini Depan
23 May 2020 12:13 WIB
BARCELONA – Sama tapi berbeda. Inilah yang terlihat di Barcelona. Klub asal Katalunya ini selalu memiliki lini depan dengan nama berkelas dalam setiap musimnya.

Pada 2019/20 ini, ada lima penyerang yaitu Lionel Messi, Antoine Griezmann, Luis Suarez, Ansu Fati, dan Braithwaite. Total, mereka telah mencetak 65 gol untuk Barcelona pada musim yang berjalan ini sebelum kompetisi dihentikan karena virus corona.

Itu merupakan jumlah yang menandai Barcelona adalah tim produktif. Namun, mampukah mereka menyamai atau mematahkan rekor Barcelona 2015/16, ketika tim ini tampi dengan trio Messi, Suarez, dan Neymar (MSN)?


Baca Juga :
- Messi Selebrasi dengan Jersi Maradona, Pemain Barcelona Terkejut
- Sergio Ramos Heboh di Tribune, Mengkritik Keputusan Wasit ketika Real Madrid Kalah dari Alaves

Faktanya, sepanjang 2019/20 ini bergulir, ada delapan pertandingan ketika Messi dan kawan-kawan tidak mampu mencetak gol. Dalam ajang La Liga contohnya, mereka tidak mampu mengoyak gawang Real Madrid dalam dua laga (0-0 dan 0-2).

Barcelona juga tidak mencetak gol ketika kalah 0-1 dari Athletic Bilbao, 0-2 dari Granada, dan 0-2 dari Valencia. Sedangkan di Liga Champions, mereka tidak mencetak gol saat lawan Borussia Dortmund serta menghadapi Slavia Praha.

Satu laga lagi adalah di ajang Piala Raja ketika takluk 0-1 dari Athletic Bilbao di Stadion San Mames. Ukuran lain bahwa Barcelona kurang produktif adalah dari waktu mereka mencetak gol. Ada tiga pertandingan ketika mereka menang 1-0 dengan gol-gol pada menit terakhir.

Kemenangan tersebut saat lawan Atletico Madrid, Granada, dan Real Sociedad. Meski demikian, yang paling tepat dalam mengukur bahwa tim asuhan Quique Setien ini minim gol adalah statistik mereka dalam laga tandang di La Liga.

Total, Barcelona menorehkan 18 gol dalam 13 pertandingan tandang musim ini. Jumlah tersebut bahkan sama dengan yang dicetak Sociedad atau Villarreal dalam laga tandang.

Mereka hanya satu gol lebih banyak dibandingkan dengan klub gurem seperti Granada. Meski demikian, Los Azulgrana mudah mencetak gol di Camp Nou dengan mencetak lima gol lawan Real Betis, Valencia, Eibar, atau Leganes.

Angka-angka tersebut memperlihatkan bahwa lini depan Barcelona saat ini memang tidak memiliki daya ledak yang tinggi dibandingkan musim sebelumnya. Bahkan, penurunan tersebut sudah terjadi sejak 2017/18 lalu ketika Neymar pergi bergabung ke Paris Saint Germain.

Aspek Cedera

Tapi, angka-angka yang menurun tersebut, khususnya dalam laga tandang, tidak terlepas dari kondisi fisik masing-masing penyerang mereka. Messi contohnya yang sempat absen pada sejumlah laga awal musim karena cedera.

Lalu, Suarez yang juga sempat melakukan operasi di lutut kanannya pada Januari lalu. Situasi ini jauh berbeda dibandingkan 2015/16 ketika mereka mampu mencetak 131 gol pada akhir musim.


Baca Juga :
- Barcelona Pukul Osasuna 4-0, Antoine Griezmann Mencetak Gol dan Memberi Assist
- Parah, dalam Tiga Laga Terakhir di La Liga, Real Madrid Sudah Kena Lima Kali Penalti

Musim ini, Messi tentu masih yang paling produktif dengan 24 gol dari 31 laga dalam semua ajang, meski dia sempat mengalami cedera. Suarez 14 gol pada semua ajang dari 23 pertandingan.

Sedangkan Griezmann 13 gol dari 37 laga. Ansu Fati 5 gol dari 16 pertandingan, Braithwaite 8 gol dari 30 laga (semua saat di Leganes). Barcelona memiliki lima penyerang yang fit tapi mereka membutuhkan lebih banyak gol dari mereka.*

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA