#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tom DeBlass, Petarung BJJ Legendaris, Kembali dari Masa Pensiun 
20 May 2020 13:47 WIB
JAKARTA - Tom DeBlass, seorang ikon Brazilian Jiu-Jitsu, akan kembali unjuk kemampuan dalam seni bela diri campuran.

Pada Minggu, 17 Mei, grappler sensasional asal Amerika tersebut mengumumkan bahwa ia telah menandatangani kertas putih untuk bergabung dengan ONE Championship. Atlet berusia 38 tahun asal New Jersey ini mengumumkan kabar tersebut di halaman resmi Facebook miliknya.

DeBlass, yang juga merupakan pelatih di balik kecemerlangan featherweight Garry “The Lion Killer” Tonon, merupakan seorang grappler ternama, yang juga memiliki reputasi tinggi dalam dunia seni bela diri campuran. Ia sempat berlaga di UFC dan Bellator. 


Baca Juga :
- Petarung Rudy Agustian Keranjingan Main PS 5
- Tiga Laga Panas di Thailand Tandai Kembalinya ONE Championship

Atlet yang telah menjuarai berbagai Kejuaraan Dunia BJJ ini melakoni debutnya pada Juni 2010, dan mencetak rekor profesional 9-2. Empat kemenangan ia catatkan lewat knockout (KO) dan dua lewat kuncian.

Dalam kiprahnya selama tiga setengah tahun, ia memenangi gelar juara Ring Of Combat dalam divisi Heavyweight dan Light Heavyweight. Menyusul kemenangannya atas Jason Lambert pada November 2013, ia memutuskan pensiun dan kembali mendedikasikan seluruh fokusnya pada BJJ.

Ada sebuah faktor penting di balik keputusan DeBlass untuk kembali mengarungi seni bela diri campuran. 

Saat pergi ke Asia menjalani tugas sebagai cornerman Tonon dalam sebuah laga ONE Championship, ia merasa terinspirasi oleh atmosfer dari ajang tersebut. 

Sosok Chairman dan CEO ONE Championship Chatri Sityodtong juga turut menjadi salah satu faktor yang membangkitkan kembali semangatnya dalam seni bela diri campuran.  

“Saya ingat saat pertama menjadi cornerman Garry Lee Tonon, pemilik ONE, Chatri Sityodtong, mendekati saya seolah dia telah lama mengenal saya," ujarnya. 

"Saya dibuat terkesan olehnya, stafnya, dan para fan. Saya menyaksikan ajang tersebut, para petarung yang berlaga, respek yang ditunjukan, dan saya langsung mencintai MMA kembali. Saya menyukai kode etik Samurai, dan tak ada organisasi yang menyerupai kode ini seperti halnya ONE,” ungkapnya dalam sebuah kiriman di Facebook.


Baca Juga :
- Mengenal Perbedaan Martial Arts Self Defense Versus Martial Arts Combat Sport
- Kota Solo Segera Miliki Sasana Terbesar di Indonesia untuk Martial Arts

“Saya tidak mengklaim bahwa saya datang kembali dan akan memukul KO siapapun, atau bahkan memenangi laga. Saya hanya ingin menginspirasi semua orang dan mengingatkan semuanya bahwa hidup adalah pertarungan. Setiap hari, kita harus bertarung untuk apa yang kita inginkan, dan itu bukanlah hal mudah." 

Kehadiran DeBlass di ONE Championship dipercaya akan memberikan sebuah warna baru bagi peta persaingan yang ada.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA