#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Presiden FA Khawatir Klub-klub dan Liga-liga di Inggris Bubar karena Wabah Corona
09 April 2020 06:04 WIB
LONDON – Presiden Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Greg Clarke, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa klub-klub di negara itu akan bubar lantaran kebangkrutan yang disebabkan wabah virus Corona. Dan, sebagai konsekuensinya, liga-liga pun akan mati.

Pernyataan ini dilontarkan Clarke setelah melihat klub-klub Liga Primer belum juga mencapai kesepakatan dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Inggris (PFA) terkait pemotongan gaji.

Padahal, pemotongan gaji ini sulit dihindari lantaran minimnya pemasukan yang dialami klub akibat kompetisi yang ditunda gara-gara virus Corona.


Baca Juga :
- "Pakai Tabung Oksigen Sekalian" Komentar Pemain Liga Primer terkait Ide Menggunakan Masker saat Bertanding
- Liga Primer Bakal Kembali Bergulir, Berikut 10 Peraturan di Antaranya

Hingga saat ini para pemain Liga Primer masih menolak rencana pemotongan gaji. Para pemain ini ingin lebih dulu melihat bukti bahwa klub-klub mereka memang tidak mampu membayar penuh gaji mereka.

Pasalnya, para pemain ini merasa dirinya dijadikan kambing hitam dan diperlakukan berbeda dengan atlet-atlet professional di cabang lain yang sama sekali tidak diusik gajinya di tengah wabah Corona.

Tarik menarik ini membuat Clarke merasa cemas dan dia memohon kepada para pemain tersebut untuk segera menyelesaikan perselisihan dengan pihak klub.

“Saat ini sepak bola tengah menghadapi tantangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” kata Clarke.

“Pandemi ini akan menimbulkan konskuensi ekonomi dan semua sektor usaha bakal menderita.


Baca Juga :
- Liverpool Diklaim Bakal Dinobatkan Sebagai Juara Liga Inggris, Begini Penjelasannya
- Kieran Trippier Didakwa FA Dugaan Pelanggaran Aturan Judi

“Kita tengah menghadapi ancaman kehilangan klub dan liga lantaran runtuhnya ekonomi. Banyak masyarakat akan kehilangan klub kesayangan mereka dengan peluang kecil untuk dibangkitkan kembali.

“Dalam menghadapi situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, semua pihak yang terlibat dalam sepak bola dari pemain, suporter, klub, pemilik klub, dan operator harus mau bersama-sama menanggung penderitaan demi menjaga sepak bola tetap hidup.”*Rijal Al Furqon/02

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA