#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ade Dana, Sukses sebagai Pemain maupun Pelatih Maung Bandung
08 April 2020 20:02 WIB
BANDUNG – Bukan saja sebagai pemain, Ade Dana juga sukses sebagai pelatih. Sebagai pelatih ia membawa Persib Bandung meraih runner-up Perserikatan 1985 ketika dikalahkan PSMS Medan lewat adu penalti dan juara Perserikatan 1989/90.

Saat menangani Persib pada 1990 Ade dibantu dua asistennya, Dede Rusli dan Indra Thohir. Trio pelatih ini mampu memadukan kekuatan senior dan junior.

Andalannya saat itu Samai Setiadi, Adeng Hudaya, Ade Mulyono, Dede Iskandar, Djadjang Nurdjaman, Dede Rosadi, Adjat Sudrajat, Yusuf Bachtiar, Robby Darwis, Sutiono, Asep Somantri, Asep Kustiana, Gatot Prasetyo, Anwar Sanusi, Yaya Sunarya, dan Edi Sutarsa. Dengan kekuatan ini, Ade membawa Persib juara setelah menekuk Persebaya, 2-0.


Baca Juga :
- Wander Luiz Tidak Sabar Menghibur Bobotoh Lewat Aksi Patennya di Liga 1
- Gelandang Timnas U-16 Dimas Juliono: Orangtua Sempat Khawatir, tapi Panggilan Negara Tidak Bisa Ditolak

Prestasi Ade dalam ajang Perserikatan tersebut sama fenomenalnya ketika masih jadi pemain. Berposisi penyerang, ia memperkuat timnas Olimpiade Melbourne 1956 bersama Rukma Sudjana, dan tampil memukau saat menahan Uni Soviet 0-0.

Sebagai pemain ia ikut membawa Persib juara Perserikatan 1961. Pemain-pemain seangkatannya adalah Ishak Udin, Iljas Hadade, Rukma Sudjana, Fatah Hidayat, Sunarto, Thio Him Tjhiang, Kwee Kiat Sek, Wowo Sunaryo, Nazar, Omo Suratmo, Suhendar, Pietje, dan Hengky Timisela.

Ade wafat saat Maung Bandung sedang mengalami kemunduran. Sosoknya masuk jajaran legenda Persib yang tidak akan dilupakan sepanjang masa.

“Pak Ade Dana merupakan pelatih yang disiplin. Saya saat sebagai pemainnya sangat enjoy bersama beliau dan bisa meraih gelar (Perserikatan) yang sebelumnya kami raih tahun 1986,” ucap Adeng Hudaya,  pemain Persib era 1980-an.

Sementara legenda Persib lainnya, Rukman mengatakan, kepiawaian Ade dalam melatih dibekali modal  sebagai mantan pemain. “Pengalamannya sebagai pemain itulah yang ia tuangkan ketika menjadi pelatih,” kata Rukman yang juga pernah merasakan menjadi asisten Ade.

Kendati begitu, bobotoh lebih mengenal Ade sebagai pemain legendaris Persib terutama saat memperkuat tim nasional Indonesia Olimpiade Melbourne 1956. Sedangkan saat jadi pemain Persib, bersama Aang Witarsa, Rukma Sujana, Omo, dan Rukman, Ade menggairahkan Maung Bandung era 1950-an.*05


Baca Juga :
- Menuju New Normal, Robert Rene Alberts Siap Terapkan Protokol Kesehatan untuk Skuat Persib
- Sebagian Pemain Persib Mulai Dilanda Kecemasan

 

 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA