#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Transformasi Total! Striker Napoli Ini Sudah Merokok dan Jadi Pencuri Saat Baru 6 Tahun
08 April 2020 16:05 WIB
MANCHESTER United menjadikan perekrutan seorang striker sebagai prioritas di bursa transfer musim panas nanti dan pelatih Ole Gunnar Solskjaer membidik penyerang Napoli, Arkadiusz Milik, sebagai salah satu target utama.

Tapi, pemain 26 tahun asal Polandia ini punya masa kecil yang sangat tidak ideal karena dia sudah ditinggalkan oleh ayahnya masih kanak-kanak.

Pada usia 6 tahun, Milik dikabarkan sudah merokok dan menjadi pencuri. Tapi, seorang pelatih sepak bola di Polandia melihat bakatnya dan membantunya mewujudkan mimpi menjadi pemain profesional.


Baca Juga :
- BOOM! Juventus Siap Sertakan Bek Tengah Ini Demi Bisa Gaet Milik dari Napoli
- Juventus Dilaporkan Sedang Adakan Pembicaraan dengan Napoli Peihal Milik

Masa Kecil yang Sulit
Lahir pada 28 Februari 2994 di Tychy, sebuah kota kecil berjarak 19 km dari Katowice, Milik dan ibunya sudah ditinggalkan oleh sang ayah saat masih sangat kecil. Adalah Sawomir “Moki” Mogilan, seorang pelatih lokal, yang menggantikan peran sebagai ayah bagi Milik. Dia membimbing Milik untuk memaksimalkan potensi meski bocah itu sempat bermasalah pada usia 6 tahun. “Saat baru 6 tahun, dia anak yang sangat nakal, suka menghisap rokok, dan mencuri permen di warung,” kata Moki. Milik semdiri mengakui besarnya pengaruh Moki dalam kehidupannya. “Moki datang dalam kehidupan saya dan menyelamatkan saya,” katanya.

Mimpi Bermain di MU dan Jadi Lewandowski
Milik pernah mengungkapkan bahwa impian terbesarnya adalah bermain untuk Manchester United. “Saya pendukung Setan Merah, jadi saya sangat ingin bermain di Old Trafford suatu hari nanti. Tapi, saat ini saya pemain Bayer Leverkusen dan saya sangat jauh dari Manchester,” kata Milik saat masih bermain di Leverkusen beberapa tahun silam. Dan, pasangan ideal yang paling didambakan Milik adalah rekannya di tim nasional Polandia, Robert Lewandowski, yang kini memperkuat FC Bayern Muenchen. “Akan menyenangkan bermain bersama Robert, terutama di Manchester United,” katanya.

Tottenham dan Reading
Pada 2011, Milik dikabarkan pernah menjalani trial di Tottenham Hotspur. Tapi, dia gagal meyakinkan pelatih saat itu, Harry Redknapp sehingga Spurs menolak membayar 100 ribu paun kepada Rozwoj Katowice untuk membeli pemain itu. Klub Championship, Reading, juga pernah membuang kesempatan untuk merekrut Milik, hanya sekitar setahun sebelum pemain itu berkibar bersama Gornik Zabrze.


Baca Juga :
- Milan Antisipasi Kepergian Ibra dengan Memburu Milik
- Milik Sediakan Makanan dari Restoran Milknya untuk Membantu Memerangi Virus Corona

Leverkusen
Milik mulai menunjukkan kepiawaiannya pada musim keduanya di Gornik Zabrze (2012/13) dengan mencetak delapan gol dalam 15 laga. Aksi ini membuat Leverkusen tertarik dan merekrutnya pada Desember 2012di dengan harga 2,5 juta paun. Tapi, dia gagal bersinar di Jerman termasuk saat dipinjamkan ke FC Augsburg pada musim 2013/14 hingga akhirnya dipinjamkan kembali ke AFC Ajax di musim berikutnya.

Bangkit di Amsterdam
Milik berhasil memulihkan reputasinya di Ajax dengan mencetak 23 go dalam 34 laga di seluruh kompetisi. Performa ini membuat De Amsterdammers mempermanenkan kontraknya pada 2015. Pelatih Ajax saat itu, Frank De Boer, mampu memaksimalkan kemampuannya dengan memasang Milik sebagai target man dalam skema tiga penyerang. Dan, berlatih bersama striker legendaris Belanda, Denis Bergkamp, kian mengasah ketajamannya.*03

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA