#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Persebaya Belum Bahas soal Pemotongan Gaji dengan Pemain
07 April 2020 20:59 WIB
SURABAYA – Mayoritas pemain Persebaya saat ini sudah pulang ke rumahnya masing-masing. Bahkan, tiga pemain asing yakni David da Silva, Aryn Williams, dan Mahmoud Eid sudah meninggalkan Indonesia.

Setelah mendapatkan gaji penuh bulan Maret, pada April ini para pemain bakal terkena pemotongan gaji. Sesuai arahan dari PSSI, pemain hanya wajib digaji maksimal 25 persen saja dari nilai kontrak selama Liga 1 2020 diliburkan.

Hanya saja, rupanya manajemen Persebaya belum sempat bertemu dengan para pemain. Salah satunya untuk membahas perubahan kontrak gaji ini. Hal itu diungkapkan Sekretaris Persebaya, Ram Surahman.


Baca Juga :
- Tahun 2019 Menyisakan Banyak Cerita untuk Karier Raja Assist PSS Sleman Ini
- Menuju New Normal, Robert Rene Alberts Siap Terapkan Protokol Kesehatan untuk Skuat Persib

"Kemarin kan situasinya kami menghindari tatap muka. Surat itu muncul di tengah imbauan dari pemerintah untuk mengurangi kegiatan, jaga jarak," ujar Ram kepada TopSkor.id, Selasa (07/04/2020).

Di tengah imbauan dari pemerintah itu, kemudian PSSI mengeluarkan surat yang isinya penghentian sementara Liga 1 selama tiga bulan.

"Dengan adanya surat itu kami memberi opsi kepada mereka. Apakah bertahan di Surabaya atau balik (pulang)," ia menambahkan.

Selain itu, Ram pun menjelaskan, manajemen Bajul Ijo memilih patuh kepada aturan PSSI. Bahwa, selama libur Liga 1 pemain hanya wajib digaji dengan besaran 25 persen saja dari total gaji.

Ditanya apakah optimistis Liga 1 bisa dilanjutkan, Ram memilih ikut saja. "Kami tidak mau menebak-nebak. Yang pasti sejauh ini, apa yang menjadi keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru akan kami ikuti," Ram menegaskan.


Baca Juga :
- Tira Persikabo Usul Kompetisi Dilanjutkan dengan Menaikkan Subsidi Hak Siar Empat Kali Lipat
- PSM Usulkan Home Tournament

Ia kemudian menjelaskan, dalam surat tersebut, jika pada akhir Mei 2020 darurat nasional tidak diperpanjang, pada 1 Juli 2020 mendatang liga akan dilanjutkan.

"Nanti, kami lihat nanti saja. Prinsipnya, Persebaya menempatkan keselamatan dan kesehatan di atas segala. Memang ini situasi sulit, semua pihak yang terkait dengan sepak bola juga pasti sama," ucapnya.*M Bahrul Marzuki/05

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA