#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Misi Tersembunyi Bhayangkara FC di Liga 1 2020: Memikat Suporter
07 April 2020 11:25 WIB
JAKARTA -- Bhayangkara FC punya misi tersembunyi di balik perjuangannya di Liga 1 2020, yang tidak lain adalah memikat suporter. Lain dengan klub-klub Indonesia lainnya, Bhayangkara memang hampir tidak memiliki fan. Meskipun ada, tapi tidak sebanyak pendukung tim lain.

Padahal animo dari penggemar tidak kalah penting dalam sepak bola, sebab bisa memberi suntikan energi tambahan ke pemain yang didukung.Kehadiran Bharamania, sebutan fan Bhayangkara, juga bisa memberi pemasukan tambahan lewat penjualan tiket laga ataupun merchandise klub.

Karenanya, selain tentunya mengejar prestasi, di Liga 1 2020 manajamen klub punya misi agar jumlah Bharamania bisa bertambah banyak. Membentuk skuad berlabel dream team adalah salah satu cara yang dilakukan. Berbagai pemain bintang yang datang diharap bisa menjadi magnet.


Baca Juga :
- Hari Raya Idul Fitri, Penggawa Bali United Saling Bermaafan Secara Virtual
- INFOGRAFIS: Gunansar Mandowen, Hattrick Pencetak Gol Termuda Liga 1 2018, 2019, 2020

"Niat serius yang dilakukan klub saya harap dapat menarik animo masyarakat agar bisa lebih mendukung kami," kata COO Bhayangkara FC, Kombes. Pol Sumardji. Adapun bagi pelatih Paul Munster, dia tidak memperdulikan status kebintangan pemain. Paul Munster lebih condong memaksimalkan yang ada.

"Semua pemain saya sama statusnya. Saya sama sekali tidak menganggap tim saya adalah dream team," kata pelatih asal Irlandia Utara. Klub milik Polri ini sebenarnya sudah berusaha keras untuk memikat suporter sejak lama, seperti dengan berpindah-pindah kandang.

Dari pernah di Surabaya hingga kini di Jakarta, harapannya penikmat sepak bola sekitar wilayah tersebut bisa mudah memberikan dukungan. Pada musim ini, tim berjulukan The Guardian ini juga begitu gencar untuk memikat suporter dengan cara aktif di media sosial (medsos).


Baca Juga :
- Gelandang Persebaya Dapat Ujian Jelang Hari Raya Idul Fitri
- Kapten Persela Lamongan Bersiap Merayakan Idul Fitri di Kota Solo

Akitivitas Bhayangkara di Youtube dan Instagram resminya lebih aktif dari biasanya, untuk mengundang ketertarikan fan sepak bola. Belakangan saat Liga 1 2020 libur, klub juga sering mengunggah video laga di musim 2017, yang di akhir musim Bhayangkara jadi juaranya.

Jika musim ini tak berhasil juga memikat suporter, The Guardian mungkin bisa mengikuti jejak tim aparat lainnya, PS TNI yang marger dengan Persikabo Bogor.*03

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA