#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Howe, Pelatih Pertama Liga Primer yang Bersedia Gajinya Dipangkas
02 April 2020 02:42 WIB
BOURNEMOUTH – Eddie Howe salah satu pelatih muda di Liga Primer saat ini. Pria 42 tahun ini menghadapi situasi sulit di Bournemouth. Timnya berada di zona degradasi, tekanan terhadapnya juga semakin besar khususnya setelah performa The Cherries yang jauh menurun.

 

Sebelum Liga Primer ditunda, Bournemouth tidak pernah menang dalam empat laga terakhir dengan tiga di antaranya mengalami kekalahan. Bahkan, dalam 12 pertandingan terakhir, setelah kemenangan atas Chelsea, 14 Desember lalu, timnya hanya dua kali menang dengan delapan di antaranya kalah.


Baca Juga :
- Neymar “Dorong” Pintu Keluar dari PSG, Barcelona Harus Siapkan Bujet Besar
- Menuju New Normal, Robert Rene Alberts Siap Terapkan Protokol Kesehatan untuk Skuat Persib

 

Situasi tersebut menjadi semakin menyulitkan kerena tim pun harus kehilangan pemasukan karena pandemi virus corona. Sejumlah klub memiliki wacana untuk memangkas gaji. Dan, Howe mengajukan dirinya kepada klub untuk memangkas gajinya.

Dengan demikian, Howe menjadi pelatih pertama di Liga Primer yang gajinya dipangas.  Klub pun sudah mengkonfirmasi hal tersebut melalui pengumuman di website resmi tim milik Maxim Demin ini. Langkah Howe ini pun mendapatkan apresiasi dari manajemen dan publik sepak bola Inggris.

“Terkait situasi saat ini, para eksekutif klub seperti Neill Blake, direktur teknik tim senior yaitu Richard Hughes, dan pelatih Eddie Howen, serta asisten pelatih Jason Tindall telah mengambil keputusan penting untuk memangkas bayaran mereka untuk menghadapi situasi yang tidak menentu ini”

Pemangkasan gaji belakangan ini menjadi semakin menjadi perhatian besar di Liga Primer, khususnya di antara pelatih dan pemain. Ide tersebut untuk dilakukan untuk membantu klub mereka yang menghadapi kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Keputusan Howe pun mendapatkan perhatian dan pujian dari pers Inggris. “Contoh mulia dari seorang Howe” demikian pernyataan Echo, salah satu media massa di Inggris.

Sebelum kabar ini, mantan Burnley ini pun menyampaikan simpati dan kekhawatirannya terkait kondisi isolasi mandiri yang telah dilakukan pemain dan masyarakat. Yang membuat dirinya khawatir adalah aspek psikologis yang bisa terjadi.

“Orang-orang yang memiliki keluarga, seperti saya, mungkin akan memiliki hari-hari yang lengkap, seperti saya. Atau mereka yang memiliki anak. Berada di rumah dengan orang-orang yang dikenal, tidak akan merasa terisolasi,” kata Howe.


Baca Juga :
- Geng Perampok Asal Cile Mengincar Rumah-rumah Mewah Milik Bintang-bintang Liga Primer
- Resmi, Liga Primer Kembali Bergulir pada 17 Juni!

Namun, Howe khawatir dnegna mereka yang sendirian. “Mungkin, mereka tidak memiliki istri atau anak, kekasih,” kata Howe, dengan nada khawatir. “Mereka sendirian dan saya mengkhawatirkan mereka dalam momen seperti ini,” dia menegaskan.

Howe sendiri sosok yang spesial pada musim ini. Meski klubnya banyak mengalami kekalahan, tapi ada sejumlah pertandingan besar yang justru mampu dimenangkan The Cherries. Seperti mengalahkan Manchester United pada pekan ketiga, lalu menekuk Chelsea pada pekan ke-17, dan menahan Arsenal pada pekan ke-19.*

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA