#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Barcelona Temukan Satu Lagi Cara Lain untuk Mencetak Gol
01 April 2020 10:39 WIB
BARCELONA – Ketika kompetisi terhenti karena wabah virus corona, publik sepak bola beralih ke internet untuk menayangkan atau menyaksikan kembali momen-momen bersejarah. Salah satu video sepak bola yang cukup viral di kalangan pendukung FC Barcelona saat ini adalah “Los 5 Goles Made in Puyal.”

Video berdurasi kurang dari tiga menit ini berisi kompilasi dari lima momen krusial dalam sukses Barcelona yang dibuat oleh jurnalis legendaris Katalunya, Joaquim Mari Puyal. Pria 71 tahun ini memang terlibat langsung dalam kelima momen tersebut sebagai penyiar.

Momen pertama adalah “ Urruti t'estimo” yang memastikan Barcelona memenangi gelar La Liga 1984/85. Saat itu kiper Javier Urruticoechea berhasil memblok tendangan penalti Magico Gonzalez dalam laga lawan Real Valladolid pada 25 Maret 1985.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Preview Barcelona vs Bayern Muenchen
- Ronaldo dan Messi Bermain Satu Tim di Barcelona, Begini Faktanya

Momen berikutnya adalah gol tendangan bebas yang dibukukan Ronald Koeman pada final Liga Champions 1992 lawan Sampdoria di Wembley yang memastikan Los Azulgrana meraih gelar paling bergengsi di Eropa itu untuk kali pertama sepanjang sejarah.

Selanjutnya ada “Macanudo Pizzi”. Ini adalah momen ketika Juan Antonio Pizzi mencetak gol penentu kemenangan 5-4 Barcelona atas Atletico Madrid pada perempat final Piala Raja 1996/97 di Camp Nou. Gol itu dicetak saat pertandingan hanya tersisa beberapa menit lagi.

Momen keempat adalah gol ala Maradona yang dicetak oleh Lionel Messi ke gawang Getafe dalam semifinal Piala Raja pada 18 April 2007. Gol ini dibuat La Pulga setelah menggiring bola dari tengah lapangan dengan melewati sejumlah pemain lawan, mirip dengan yang dibuat Diego Maradona pada perempat final Piala Dunia 1986 lawan Inggris.

Terakhir adalah gol spektakuler Andres Iniesta ke gawang Chelsea yang dibuat dari jarak 25 meter pada menit terakhir leg kedua semifinal Liga Champions 2008/09 di Stamford Bridge yang membuat skor menjadi imbang 1-1 sekaligus memastikan Barcelona lolos ke final.

Empat dari kelima momen tersebut adalah gol-gol penting yang pernah dibuat dalam sejarah Barcelona. Menariknya, tidak satu pun dari keempat gol itu yang berasal dari permainan dari kaki ke kaki alias tiki taka yang menjadi identitas klub Katalunya tersebut.

Gol Koeman dibuat dari tendangan bebas langsung Gol-gol Pizzi dan Iniesta dibuat dari second play yang berawal dari umpan silang dari sisi kanan lapangan yang masing-masing dilepaskan oleh Pep Guardiola dan Dani Alves. Sementara itu gol Messi dibuat lewat aksi individu yang fantastis.

Tapi, gol tetap gol. Tidak peduli dibuat dengan cara yang indah atau jelek, jika gol itu sah maka itu tetap sebuah gol. Gaya bermain menunjukkan kualitas dan identitas sebuah tim, tapi gol bisa datang dari mana saja. 


Baca Juga :
- Hanya Barcelona yang Masih Berpeluang ke Semifinal, Dominasi Spanyol di Liga Champions Mulai Pudar
- Ingin Tahu Siapa Juara Liga Champions Musim Ini? Tunggu Saja Pemenang Duel Barcelona versus Muenchen

Musim ini, Barcelona telah membukukan 82 gol di seluruh kompetisi musim ini sebelum sepak bola terhenti lantaran wabah virus corona. Sebanyak 35 gol di antaranya dibuat lewat serangan balik.

Ini jumlah yang sangat besar bagi sebuah tim seperti Barcelona yang hampir selalu mendominasi penguasaan bola dan menekan lawan dalam setiap pertandingan. Artinya, Los Azulgrana telah menemukan satu cara lain lagi untuk mencetak gol.*01

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA