#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


IOC dan Jepang Tak Diskusikan Soal Kerugian Penundaan Olimpiade
25 March 2020 16:45 WIB
TOKYO – Ketua umum Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, mengungkapkan bahwa saat menggelar rapat virtual bersama perdana menteri Jepang, Shinzo Abe, pihaknya tidak mendiskusikan kerugian terkait penundaan Olimpiade Tokyo.

Olimpiade Tokyo yang sejatinya digelar musim panas 2020 ini, harus ditunda sampai tahun depan. Keputusan tersebut diambil setelah IOC dan Jepang, sebagai tuan rumah, memantau perkembangan wabah virus corona yang memang tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir.

Jepang sendiri sudah menggelontorkan banyak uang untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Tokyo. Hal tersebut dilakukan agar negeri matahari terbit tersebut memiliki persiapan yang matang.


Baca Juga :
- Kasus Positif Covid-19 di Italia Kian Meningkat, Kompetisi Serie A Terancam Ditunda Selama Dua Pekan
- Andik Vermansah Was-was untuk Lanjutkan Kompetisi

Diperkirakan, total pengeluaran Jepang untuk mempersiapkan Olimpiade adalah 10 miliar paun atau setara Rp 191 triliun. Melakukan penundaan Olimpiade, otomatis Jepang pasti akan mengalami kerugian besar.

Namun, ketua umum IOC, Thomas Bach, mengaku tidak membicarakan hal tersebut saat berbicara dengan Shinzo Abe via teleconference, Selasa (24/3) kemarin. “Intinya keputusan ini diambil guna melindungi nyawa orang banyak,” tutur Bach. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA