#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ancaman dari Sayap Kiri Milan
29 February 2020 12:15 WIB
MILAN – Sektor sayap kiri AC Milan akan menjadi ancaman terbesar bagi Genoa CFC di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (1/3). Ante Rebic dan Theo Hernandez menjadi elemen vital di balik performa meyakinkan I Rossoneri sepanjang paruh kedua musim ini.

Milan sangat terbantu oleh kombinasi serangan yang dibangun kedua pemain ini. Tekanan-tekanan yang mereka lakukan sering membuahkan gol dan poin buat tim asuhan Stefano Pioli.

Statistik menunjukkan mereka merupakan sumber gol utama Milan di berbagai kompetisi musim ini. Rebic menjadi penyumbang gol terbanyak dengan tujuh gol, yang enam di antaranya dicetak di Seri A. Hernandez menempati peringkat kedua dengan enam gol termasuk lima di Seri A.


Baca Juga :
- Tommasi Bawa Kabar Pedih, Musim Seri A Berakhir, tapi Putusannya Besok
- Milik Sediakan Makanan dari Restoran Milknya untuk Membantu Memerangi Virus Corona

Catatan ini sangat mengejutkan karena kedua tidak punya reputasi sebagai bomber  produktif. Hernandez adalah bek sayap yang suka mendribel bola dan punya tendangan kaki kiri kuat. Tapi, selama berkiprah di Spanyol bersama Deportivo Alaves, Real Madrid, dan Real Sociedad, dia hanya mencetak tiga gol dalam 85 laga.

Baru di Italia, pemain asal Prancis itu menunjukkan kemampuan tersembunyi sebagai penjebol gawang. Menariknya, gol pertama Hernandez buat I Rossoneri dicetak saat melawan Genoa di Seri A, 5 Oktober silam. Dia juga telah menyuplai dua assist yang salah satunya buat Zlatan Ibrahimovic saat berhadapan dengan Cagliari Calcio pada 11 Januari.

Di pihak lain, ketajaman Rebic tidak begitu mengejutkan karena dia adalah second striker. Pria asal Kroasia ini telah menunjukkan kepiawaiannya mencetak gol sejak masih berkiprah di negaranya bersama RNK Split. Keahliannya merobek gawang lawan juga diperlihatnya di Eintracht Frankfurt dan tim nasional Kroasia.

Sejak Januari lalu, produktivitas Rebic melonjak drastis dengan mencetak enam gol dalam enam laga terakhir di Seri A. Catatan ini menjadikannya pemain paling subur pada 2020 bersama Josip Ilicic (Atalanta BC), Ciro Immobile (SS Lazio), dan Cristiano Ronaldo (Juventus FC).

Dengan rata-rata satu gol per 72 menit, Rebic jadi pemain kedua yang paling efektif dalam mencetak gol pada 2020. Catatannya hanya kalah dari Ronaldo yang membukukan rata-rata satu gol setiap 57 menit. Attaccante 22 tahun itu sudah memberikan gol dalam tiga laga beruntun. Jika bisa mengoyak gawang Genoa, yang tidak pernah menang di San Siro sejak 30 April 2015, maka dia akan menyamai rekor kompatriotnya, Igor Budan, bersama Parma Calcio pada November 2006.* Dari berbagai sumber


Baca Juga :
- Conte Sumbang 12 Komputer untuk Rumah Sakit Anak di Turin
- Melanggar Karantina, Kakak Dybala Terancam Bui hingga Dua Tahun

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA