#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dengan Mesin Diesel Ini, Napoli Siap Tenggelamkan Torino
29 February 2020 07:50 WIB
NAPOLI – Kehebatan SSC Napoli menahan Barcelona di putaran pertama perdelapan final Liga Champions, menjadi bahan bakar untuk mempertahankan posisi di zona Eropa. Sabtu (29/2) atau Minggu dini hari WIB, pasukan Gennaro ‘Rino’ Gattuso siap menenggelamkan Torino di San Paolo.

Napoli hanya satu kali kalah dari skuat tersebut dalam 15 kali pertandingan terakhir di Seri A. Sekarang Tim tamu kian terperosok mendekati zona rawan setelah membukukan lima kekalahan beruntun.

“Sekarang ada Torino, lalu ada pertandingan-pertandingan lain.  Laga ini harus memberikan pemahaman kepada kami, kalau kami bermain sebagai sebuah tim, maka kami dapat mencapai prestasi besar,” kata Rino.


Baca Juga :
- Banyak Torehkan Rapor Positif, Lazio Segera Amankan Inzaghi
- Dengan Chiesa, Inter Dapat Main Menggunakan 3-5-2 dan 4-2-3-1

Salah satu kunci sukses skuat Rino adalah pertahanan kokoh, di mana Giovanni Di Lorenzo memberi jaminan dari sisi kanan. Bek 26 tahun tersebut tak tergantikan dalam 34 laga, mengumpulkan 3.060 menit atau 51 jam di lapangan. Dia merupakan satu-satunya pemain Seri A yang melewati tiga ribu menit.

Pergantian pelatih dari Carlo Ancelotti ke Gattuso tak ada bedanya. Dia jadi andalan berkat kondisi fisik prima, kegigihan, selalu total dan fleksibilitas di lapangan. Di Lorenzo sering berganti posisi tergantung kebutuhan tim: gelandang kanan atau kiri, bek sentral maupun bek sayap. Formasi berbasis tiga atau empat pemain di sektor belakang, tidak jadi soal.

Di Lorenzo dengan cakap mengawal penyerang kaliber internasional, seperti Cristiano Ronaldo (Juventus), Sadio Mane (Liverpool), Erling Haaland (saat di Salzburg), hingga Antoine Griezmann (Barcelona). Prestasi mengesankan bagi difensore yang baru punya pengalaman semusim di Seri A.

Selama Kalidou Koulibaly belum pulih, dia jadi tumpuan. Sementara itu, di lini depan, Rino akan memberi mandat kepada Arkadiusz Milik karena Dries Mertens cedera. Penyerang Polandia tersebut siap tampil setelah terbebas dari peradangan lutut. Dia kemungkinan didampingi Eljif Elmas dan Matteo Politano.

Pelatih Torino, Moreno Longo, ingin mengeluarkan timnya dari kegelapan. Toro akan memanfaatkan fisik untuk mengatasi bakat dan kualitas I Partenopei. Penundaan laga versus Parma sangat membantu untuk menghemat energi. Tidak hanya tenaga, grup yang bermarkas di Filadelfia itu juga bisa mengandalkan berat.


Baca Juga :
- Zamorano Buka Rahasia Mengapa Kenakan Nomor 1+8 di Inter
- Musim Depan, Brozovic Poros dalam Pembenahan Inter

Jadi Il Granata akan tampil dengan versi 'extra large': barisan tengah berotot, lini serangan tajam, soliditas di lini pertahanan. Tidak ada bedanya pilihan memainkan Gleison Bremer atau Lyanco yang akan mendampingi pasangan Nicolas Nkoulou-Armando Izzo, terutama dari segi tinggi dan berat, menurunkan Sasa Lukic atau Alex Berenguer di barisan tengah, serta Simone Zaza atau Simone Verdi di lini depan. Ditambah otot Tomas Rincon dan kekokohan fisik Lorenzo De Silvestri, ditambah ketajamanan Andrea Belotti.

Pekan ini, Il Gallo akan tampil di pertandingan ke-200 di Seri A. Striker itu kini duduk di peringkat kesembilan bomber Toro sepanjang sejarah dengan 85 gol. Dia berbagai ranking dengan Franco Ossola.*** Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA