#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Profil Klub Liga 1 2020
Persebaya Lebih Fresh
27 February 2020 20:28 WIB
SURABAYA - Pelatih Aji Santoso melakukan peremajaan secara besar-besaran dalam skuat Persebaya musim 2020. Beberapa pemain yang sudah berusia 30 tahun ke atas berani dia lepas. Seperti kapten tim Ruben Sanadi dan bek naturalisasi Otavio Dutra.

Kemudian Aji melakukan perekrutan besar-besaran khusus untuk pemain muda. Ada sebelas pemain rekrutan baru dia saat ini.

Semua dengan usia rata-rata di bawah 25 tahun. Kecuali, kiper Rivky Mokodompit, bek naturalisasi Zoubairo Garba, dan striker veteran Patrich Wanggai yang sudah berusia di atas 30 tahun.


Baca Juga :
- Kepada Media Lebanon, Hussein El Dor Bercerita Mengapa Menolak Liga Malaysia dan Memilih Indonesia
- Virus Corona Bukan Satu-satunya yang Menghentikan Kompetisi Liga 1, tapi...

Namun, bagi mereka Aji nampaknya tidak memberi tempat utama. Untuk posisi kiper misalnya Rivky harus bersaing ketat dengan kiper muda rekrutan lain Angga Saputra, demikian halnya Wanggai yang harus bersaing keras dengan top scorer tim David da Silva yang mencetak 16 gol musim lalu.

Sementara Zoubairo terbukti jadi pilihan terakhir seperti saat gelaran Piala Gubernur Jatim. Dia menjadi pelapis bek muda Rizky Ridho yang dipasang karena sudah kehabisan bek.

Tambahan pemain muda Persebaya ini belum ditambah dengan pemain Persebaya Junior yang saat ini promosi dan berpotensi mengorbit juga. Seperti Koko Ari yang sudah terbukti dan langsung mendapat panggilan timnas senior. Kemudian ada nama lain seperti Rizky Ridho serta M. Supriadi. Selain itu masih ditambah juga nama Hambali Tolib serta Ricky Kambuaya yang sudah membuktikan perannya selama gelaran Piala Gubernur Jatim.

Aji mengatakan pada musim ini dia bangga dengan skuat yang dimilikinya. Bukan karena hanya nyaris komplet, tapi juga karena banyaknya pemain muda yang memiliki potensi bagus serta berkualitas. “Pemain muda sangat bermunculan semua,” ujar Aji.

Aji menyebutkan nama-nama pemain muda yang punya pontensi besar seperti Koko Ari, Hambali Tolib, Alwi Slamat, Rachmat Irianto, Rizky Ridho, Ricky Kambuaya hingga M. Supriadi. “Semoga di kompetisi nanti lebih bersinar lagi. Dengan catatan merka tetap rendah hati dan kerja keras," tuturnya.

Ditanya soal target, Aji menegaskan timnya ingin melampaui prestasi musim lalu yang mampu finis di posisi runner-up. Tak lain, target 2020 adalah juara Liga 1. “Selain ingin berprestasi, saya akan berusaha memunculkan pemain muda ini agar maksimal,” kata Aji.

Untuk memenuhi target ini, manajemen Persebaya juga tak main-main dalam melakukan transfer. Utamanya untuk posisi pemain asing. Persebaya berhasil melakukan mega transfer dengan menggaet Makan Konate. Konate adalah topscorer tim rival Arema FC yang musim lalu juga mengemas 16 gol sama seperti David.

Selain itu untuk menambah daya gedor, Persebaya juga mendatangkan penyerang asing lain yang nantinya bisa diduetkan dengan David da Silva. Mahmoud Eid yang pernah bermain di Liga Swedia bersama Kalmar FF didatangkan. Di Piala Gubernur Jatim Eid sudah menunjukkan ketajamannya dengan berhasil mencetak dua gol dari tiga laga.


Baca Juga :
- Beckham dan Zola Lanjutkan Tradisi Pemain Bersaudara di Persib Bandung
- Tak Bisa Pulang ke Mali, Makan Konate Melepas Rindu lewat Video Call dengan Istri

Manajer Persebaya Candra Wahyudi mengakui jika untuk porsi belanja pemain musim ini lebih banyak dibandingkan 2019. “Belanja lebih banyak tentu dengan harapan bisa berprestasi secara lebih,” ujar Candra. “Tuntutan di Persebaya adalah agar bisa terus berprestasi lebih baik dari musim sebelumnya.”*M. BAHRUL MARZUKI

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA