#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Terkait DAS, Kepala Tim Ferrari Percaya dengan Keputusan FIA
26 February 2020 19:40 WIB
BARCELONA – Kepala tim Ferrari, Mattia Binotto, mengungkapkan bahwa dirinya sepenuhnya percaya dengan keputusan yang akan diambil FIA terkait penggunaan sistem Dual Axis Steering, sistem setir baru yang diciptakan oleh Mercedes.

Mercedes melakukan inovasi di musim 2020. Mereka menciptakan sistem setir baru bernama Dual Axis Steering. Sistem setir ini memungkinkan pembalap untuk mengubah sudut ban depan mobil, jika mereka menarik setir mobil mereka.

Banyak pihak yang mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan penggunaan sistem DAS di balapan F1 musim 2020. Itu karena tim yang berjuluk The Silver Arrows ini ditakutkan akan mendapatkan keuntungan lebih dari para pesaingnya.


Baca Juga :
- Tujuh Tim Formula 1 Asal Britania Raya Bersatu Perangi Corona
- Leclerc dan Vettel Semakin Saling Percaya di Tahun 2020

Menanggapi hal tersebut, Binotto selaku kepala tim Ferrari, sekaligus rival berat di musim 2020, mengatakan bahwa pihaknya percaya kepada FIA untuk mengambil keputusan terkait sistem DAS di musim ini.

“Saya sudah mendengar dan melihat itu (DAS). Itu memang sedang menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini,” tutur Binotto.

“Saya sendiri belum mengetahui secara detail sistem itu seperti apa. Tapi, saya sepenuhnya percaya dan yakin dengan apapun keputusan yang diambil oleh FIA. Kami yakin mereka akan membuat keputusan yang benar,” tambahnya.


Baca Juga :
- Mencoba Netral, Leclerc Senang Jika Vettel Bertahan, tapi Keputusan Ada di Ferrari
- McLaren Tetap Akan Ganti Mesin Mobilnya ke Mercedes pada Musim 2021

Binotto sendiri sebelumnya mengungkapkan bahwa jika Ferrari ingin menggunakan sistem DAS, butuh waktu yang lama untuk menyempurnakan sistem tersebut. Menurut kalkulasi Binotto, Si Kuda Jingkrak butuh waktu paling cepat setengah musim ini, jika memang ingin mengembangkan DAS.

Sementara itu, pembalap andalan Ferrari, Sebastian Vettel, juga berpendapat sama. Para pembalap akan membutuhkan waktu adaptasi yang besar untuk menggunakan sistem tersebut. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA