#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kapolri Jadikan Pemain Bhayangkara FC Menjadi Agen Khusus, Menpora Mengapresiasi
25 February 2020 17:58 WIB
JAKARTA - Bhayangkara FC resmi merilis tim dan jersi musim 2020, Senin (24/2) pagi. Selain menggaungkan target tinggi untuk bisa menjadi juara Liga 1, ada pula misi khusus khas kepolisian. Tim berjulukan The Guardian ingin dijadikan agen percontohan untuk pemberantasan mafia sepak bola di Indonesia.

“Kegiatan pagi ini (kemarin) saya anggap penting. Suatu kebanggaan bagi institusi Polri bisa menjadi bagian dari olahraga. Saya mengapresiasi prestasi-prestasi yang telah dicapai. Tapi jangan lupa, kami juga mesti menjadi duta yang bisa menyampaikan pesan dan contoh positif,” kata Kapolri Jendral Polisi Idham Aziz dalam acara, kemarin.

Di Auditorium PTIK, Jakarta, lebih lanjut pria asal Sulawesi Selatan itu menjelaskan keikutsertaan Bhayangkara FC di kompetisi sepak bola sejalan dengan tugas Tim Satgas Anti Mafia Bola yang terus berlanjut masa kerjanya hingga tahap ketiga di musim ini. Ia menegaskan Satgas sama sekali tidak boleh memberi ruang bagi tindak kecurangan.


Baca Juga :
- Kepada Media Lebanon, Hussein El Dor Bercerita Mengapa Menolak Liga Malaysia dan Memilih Indonesia
- Virus Corona Bukan Satu-satunya yang Menghentikan Kompetisi Liga 1, tapi...

“Tidak boleh ada yang namanya pengaturan skor, juga sebagainya. Kami harus mengawasi itu. Masa iya jeruk minum jeruk,” kata Idham sambil berkelakar. “Seluruh elemen harus bergandengan tangan, saling mendukung. Tidak ada keberhasilan tanpa dimulai dari kebersamaan dan kekompakan.”

Misi Bhayangkara FC menjadi anutan dalam pemberantasan mafia sepak bola pun mendapat respons positif. Menpora RI Zainudin Amali yang hadir sebagai tamu mengaku Pemerintah sangat mengapresiasi keseriusan Polri yang dinggapnya luar biasa.

“Pesan pak Kapolri sangat bagus untuk Bhayangkara bisa memberikan contoh terbaik di dalam dan luar lapangan. Kami (pemerintah) tentu saja mendukung niat itu. Kami juga mengapresiasi Polri sebab mereka menjamin masa depan para atletnya saat nanti sudah tidak lagi aktif, sehingga atlet pun tak lagi khawatir,” kata Zainudin.*TAUFANI RAHMANDA

 


Baca Juga :
- Beckham dan Zola Lanjutkan Tradisi Pemain Bersaudara di Persib Bandung
- Tak Bisa Pulang ke Mali, Makan Konate Melepas Rindu lewat Video Call dengan Istri

Skuat Bhayangkara FC
Kiper
Awan Setho, Panggih Sambodo, Wahyu Nugroho, Indra Adi Nugraha
Belakang
Lee Won Jae, Achmad Jufriyanto, Nurhidayat, Jajang Mulyana, Indra Kahfi, Ruben Sanadi, M. Fatchu Rochman, Putu Gede, Alsan Sanda
Tengah
Guy Herve, Lee Yoo Joon, Muhammad Hargianto, Wahyu Suboseto, Teuku M. Ichsan, Renan Silva, Adam Alis, Sani Rizki Fauzi
Depan           
Saddil Ramdani, Andik Vermansyah, Rangga Muslim, I Made Wirahadi, Ezechiel N’Douassel, Dendi Sulistyawan, Ahmad Nur Hardianto, Herman Dzumafo

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA