#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Sepak Bola, Pelepas Penat Pekerja di Ibu Kota
21 February 2020 19:15 WIB
JAKARTA - Sepak bola bukan hanya sekadar mencari siapa yang terbaik di atas lapangan hijau. Sepak bola juga bukan melulu persoalan rivalitas. Sepak bola bisa dijadikan ajang silahturahmi dan pelepas penat.

Topskor kembali mendapatkan tantangan untuk mengikuti ajang Trofeo yang diselenggarakan oleh salah satu SSB asal Jakarta, ASIOP. Trofeo digelar di Lapangan Rugby GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2) kemarin.

Di Trofeo kali ini, Topskor menghadapi ASIOP sebagai tuan rumah, dan kompetitor baru yakni Sarana Jaya. Seperti di edisi sebelumnya, kami mencatatkan satu kemenangan dan satu kekalahan.


Baca Juga :
- Keren! ASIOP Manfaatkan Google Meet untuk Tetap Melatih Anak-anak
- Berada di Zona Merah Covid-19, Ini yang Dilakukan Rama dan Tama

Kami menelan kekalahan saat menghadapi ASIOP. Menurunkan pemain dengan line up yang berbeda dari trofeo yang lalu membuat chemistry Topskor FC kurang berkembang. Alhasil, ASIOP berhasil menang dengan skor 4-1.

Masuk di pertandingan kedua, menghadapi Sarana Jaya, Topskor FC sukses menang dengan skor 2-0. Padahal, Topskor FC buta akan kekuatan lawan barunya tersebut.

Pun begitu, para penggawa Topskor FC mulai menemukan ritme permainan mereka. Kehadiran kiper veteran, Ady Sesotya, juga mengubah atmosfer permainan tim.

Dalam trofeo ini, kembali bukan kemenangan atau superioritas antar tim yang dicari. Dan itulah yang dikatakan oleh Leo Saputra, eks pemain Persija Jakarta yang sekarang menjadi salah satu pelatih SSB ASIOP.

"Model-model yang seperti kita ini, yang seperti ini (trofeo) itu bagus buat kesehatan. Yang kaya kita kan, setiap hari kena AC, duduk di kantor, ini kan bisa mengeluarkan racun dari badan kita kan," tutur Leo Saputra.

"Ini juga sekaligus jadi ajang silahturahmi juga. Sekalian melepas penat kan setiap hari di kantor," tambahnya.

Hal tersebut juga disetujui oleh Pemimpin Redaksi Harian Topskor, Yusuf Kurniawan. Yang terpenting dalam pertandingan sepak bola seperti ini adalah silahturahmi antar kolega.

"Intinya kita main santai saja. Main aman, jangan sampai ada cedera. Di sini kita itu silahturahmi," ucap komentator kondang yang akrab disapa Bung Yuke ini.

Sarana Jaya juga berpendapat demikian. Walaupun tidak meraih kemenangan satu kali pun, mereka tetap menikmati jalannya pertandingan. Usai pertandingan pun, mereka tak merasa kecewa.

"Kami di sini sih yang penting have fun saja. Kita sama-sama cari keringat saja sih, silahturahmi serta cari teman baru," ucap Erik Pasaribu yang menjabat sebagai pimpinan proyek Sarana Jaya, sekaligus kapten pada saat trofeo kemarin.


Baca Juga :
- WAWANCARA EKSKLUSIF: Atep Jadi Guru Dadakan
- Liga TopSkor U-12: ASIOP Punya Cara Tersendiri Atasi Dampak Corona

Eric menjelaskan, Sarana Jaya memang kerap mengadakan main bola bareng antar karyawan. Tujuannya adalah meningkatkan chemistry, kerja sama dan produktivitas karyawan.

"Ini juga bagus buat kita, karena main bola seperti ini kan bisa buat refreshing kan. Sepak bola juga bisa meningkatkan chemistry, kerja sama tim dan produktivitas kita saat ngantor," tambahnya. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA