#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Balotelli Bermasalah Lagi, Gadis di Bawah Umur Peras Rp 1,5 Miliar, Kasus Lama Terkuak
21 February 2020 08:38 WIB
Mario Balotelli pergi ke polisi. Dia mengklaim seorang gadis remaja mencoba memerasnya 100.000 euro atau sekitar Rp 1,5 miliar. Sebelumnya pemain berusia 29 tahun itu dituding melakukan pemerkosaan.

Balotelli bertemu gadis itu pada Juli 2017. Ketika itu Balotelli masih bermain di Ligue 1 untuk OGC Nice. Gadis di bawah umur tersebut berasal dari Basso Del Grappa, Vicenza, Italia.

Surat kabar Prancis, Nice-Matin, telah menguraikan dua versi situasi yang diajukan kepada polisi di Italia oleh pemain dan gadis itu.


Baca Juga :
- Kapolri Jadikan Pemain Bhayangkara FC Menjadi Agen Khusus, Menpora Mengapresiasi
- Gebrakan Baru, Tak Ingin Jadwal Kompetisi Liga 1 2020 Berubah-ubah, LIB Akan Mou dengan Polisi

Balotelli berusia 26 tahun pada saat mereka bertemu dan bersikeras dia tidak hanya mengatakan kepadanya bahwa dia berusia 18 tahun. Tetapi juga menunjukkan kartu identitasnya untuk membuktikannya.

Sekarang ada informasi yang saling bertentangan mengenai apakah dia berusia 16 atau 17 pada saat pertemuan mereka, ketika dia sedang berlibur di Nice.

Balotelli pun kemudian dikabarkan bercinta dengan gadis tersebut. Namun, setelah bercinta, sang gadis malah mengaku masih di bawah umur.

Setelah hubungan keduanya kandas. Wanita tersebut berusaha memeras dan menuntut 100.000 euro agar tidak dilaporkan ke polisi. Gadis tersebut bahkan mengancam untuk mempublikasikan hubungan mereka ke media massa jika keinginannya tidak dituruti.

Balotelli pergi ke polisi pada 22 Desember 2017 untuk mengklaim bahwa dia sedang diperas oleh gadis itu dan pengacaranya, yang menuntut 100.000 euro hanya untuk mengadakan pertemuan.


Baca Juga :
- Balotelli Kembali ke Skuat Brescia, Pelatih Grosso Ogah Bicara
- Kameranya Ditendang Balotelli, Fotografer Ini Minta Ganti Rugi ke Brescia

Gadis itu dan pengacaranya kemudian pergi ke polisi pada 15 Januari 2018, untuk mengajukan keluhan pemerkosaan terhadap Balotelli. Sidang pendahuluan dijadwalkan pada 24 Maret.*

 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA