#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kejuaraan juga menyediakan total uang pembinaan bagi atlet beprestasi sebesar Rp 10 juta
1.690 Atlet Berebut 128 Medali Emas ITN Open IV/2020
17 February 2020 22:43 WIB
BANDUNG – 1.690 atlet taekwondo akan memperebutkan 128 medali emas Kejuaraan Taekwondo Antarunit se-Jawa Barat ITN Open IV/2020. Selain medali emas, kejuaraan yang akan digelar selama tiga hari, 21-23 Februari 2020 di GOR Pajajaran dan Tri Lomba Juang,  Kota Bandung,  itu juga menyediakan total uang pembinaan bagi atlet beprestasi sebesar Rp 10 juta.

Saat ini yang tercatat di meja panitia, peserta sudah mencapai 2000. Namun, terbentur ketentuan PB TI Jawa Barat, jumlah peserta akhirnya dipangkas tidak boleh melebihi 1.700 atlet.

Jumlah peserta dari 23 pengcab TI kota/kabupaten dan 116 unit latihan taekwondo di Jawa Barat, itu akhirnya ditetapkan hingga 1.690 dengan dua nomor  yang dipertandingkan, yakni, Kyougi dan Poomsae.


Baca Juga :
- WARJOK Olahraga: Singkat Padat! Ini Masalah Pembinaan Pemain Usia Muda Kita
- Perkembangannya Terhenti, Bek Muda Madura United ini Rindu Dilatih Rahmad Darmawan

Secara rinci peserta dibagi menjadi tiga kategori. Untuk kategori prestasi diikuti 662 atlet, pemula 1.068 atlet serta kelompok usia pra  dan kadet, junior dan senior putra maupun putri.

“Sistem penilaian di ITN Open khususnya untuk  atlet kelompok usia akan  menggunakan Digital Scoring System (DSS). Untuk kelompok usia junior dan senior menggunakan Protector System Scoring (PSS). Bahkan, kita menyiapkan kamera pertandingan di setiap matras pertandingan  juga untuk poomsae yang menerapkan standar internasional, semua ini untuk menjaga kualitas kejuaraan disamping menyiapkan  40 wasit yang kualfikasinya nasional dan internasional,”  jelas Technical Delegate, Suryana kepada awak media, Sabtu (15/2).

Pertama kalinya, ITN Open digelar pada tahun 1990-an dan 2017 bisa kembali digelar. Institut Taekwondo Nusantara, demikian kepanjangannya, merupakan unit taekwondo perintis taekwondo di Kota Bandung. Selama berkiprah, ITN tidak henti menempatkan atlet binaannya untuk Pelatda PON Jawa Barat.

 “Karena itu, tujuan dari pelaksanaan kejuaraan inilah jadi  ajang kompetisi dalam mendukung program pembinaan atlet taekwondo  yang disusun Pengcab TI Kota Bandung maupun Pengprov TI Jabar sebagai  peningkatan prestasi. Kami harap, pelaksanan ITN Open tahun ini kembali  mengukir atlet  potensial untuk membela Jabar,” kata Suryana.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Dindin Herdiana menambahkan, pelaksaan kejuaraan tetap mendapat sambutan positif dari seluruh unit latihan taekwondo di Jawa Barat.

Hanya empat kata Dindin yang absen  yakni, Pengcab TI Kab. Bekasi, Kab. Cianjur, Kab. Sukabumi, dan Kota Banjar plus atlet yang saat ini tercatat di  Pelatda PON Jabar.

 “Tahun lalu juara umum I direbut unit TBI Kota Bandung, peringkat, TKC Cirebon dan tuan rumah ITN peringkat III, kami harap tahun ada juara baru,” ujarnya.


Baca Juga :
- PSSI Minta FIFA Segera Tetapkan Enam Venue Piala Dunia U-20
- Ruben Sanadi Lelang Jersey Persebaya Full Tanda Tangan Skuad

Menurut rencana,  Ketua Pengprov TI Jabar, Benny R Gautama akan membuka secara langsung. Selain demo para atlet taekwondo pelatda PON XX Jabar juga akan hadir Defia Rosmaniar, atlet Poomsae peraih medali emas pertama  Indonesia di ajang Asian Games 2018, lalu. *

 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA