#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Para Legenda Persib Sarankan Robert Segera Putuskan Komposisi Pemain Inti
18 February 2020 11:25 WIB
BANDUNG – Prestasi tidak mengenal batasan usia. Siapa pun mereka, asalkan punya kemampuan teknis memadai dan dipercaya pelatih mampu menghamparkan prestasi terbaik, pantas berada di dalam tim. Tidak aneh, isi kapal Persib Bandung beragam. Yang tua banyak, yang muda pun bertebaran.

Dan, itu bukan persoalan penting. Apalagi regulasi Kompetisi Liga 1 2020 tidak lagi mensyaratkan tim peserta mendaftarkan tujuh pemain U-23. Yang pada kenyataannya, jarang bermain reguler. Lebih banyak menjadi "tim pendoa" pada saat timnya bertempur dalam laga resmi atau pelengkap latihan resmi.

"Dalam tim ini ada beragam usia pemain. Dari yang termuda, sampai yang paling tua. Tapi, di sini kami tidak akan berbicara tentang usia. Tujuan kami untuk menatap kompetisi sepak bola bersama. Di tim ini semuanya siap dan semuanya muda," kata pelatih Maung Bandung, Robert Rene Alberts, belum lama ini.


Baca Juga :
- Kompetisi Berhenti, Fisioterapis Persib Perdalam Ilmu lewat Internet
- Lupakan Laga melawan Persita, Persib Terus Pantau Perkembangan Kondisi Pemain

Mencermati hal tersebut, legenda Persib Yudi Guntara pun tidak memasalahkan soal siapa pemain dan usia para pemain Pangeran Biru. Termasuk dari mana mereka berasal, karena sepak bola profesional sudah menembus ruang dan waktu. Lagi pula mereka pilihan Robert.

"Juga tentunya diyakini Robert, materi pemain yang dimilikinya bisa membawa perubahan prestasi pada Persib musim ini. Itu fondasi utamanya. Terpenting, konsep perekrutan pemain selaras dengan skenarionya," kata Yudi kepada TopSkor, Senin (17/1).

Mantan gelandang Persib ini cuma berharap, ke depan, dalam waktu krusial jelang hajatan kompetisi, Robert sudah mendapat komposisi pemain yang pas dan bakal menjadi starting eleven dalam setiap pertandingan kompetisi level teratas Indonesia. Syukur-syukur sudah terbentuk the wining team.

"Sebab dari bebera kali uji coba, formasi dan komposisi pemain selalu berubah. Itu bagus untuk melihat potensi pemain dan skema yang cocok. Tapi harus ada tenggat waktu kapan tim utama mulai diperkenalkan. Saya pribadi berharap lawan PS Sleman dalam uji coba terakhir adalah gambaran asli starting eleven Persib di Liga 1," Yudi menuturkan.

Hal senada dilambungkan Sutiono Lamso. Pencetak gol tunggal Maung Bandung saat juara Liga Dunhil 1994/95 itu, ingin komposisi tim sudah terbentuk. Apalagi para kompetitor lainnya sudah menemukan komposisi terbaik. Itu terlihat dari geliat mereka dalam turnamen Piala Gubernur Jawa Timur.

"Klub-klub tangguh macam Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persija Jakarta sudah memamerkan kehebatan sepak bolanya lewat komposisi tim yang dihamparkan dalam ajang tersebut. Supaya tidak tertinggal dari mereka, segeralah tampilkan starting eleven-nya," Sutiono menuturkan.


Baca Juga :
- Duo Kembar Bagas-Bagus Sampaikan Simpati kepada Penyerang Persib Wander Luiz
- Sujana Masih Ingat dengan Cemoohan: Kalau Nendang Bola Jangan Pakai Gigi

Maklum, dalam kaca matanya, Suti, sapaannya, ingin melihat secara detail kemampuan teknik Wander Luiz sebagai second striker. Penyerang Persib era 1990-an ini juga beraharap kemampuan Luiz setara dengan Jonathan Bauman dalam mendukung Geoffrey Castillion sebagai striker utama Pangeran Biru.

"Dulu Bauman banyak bikin gol karena pintar membaca permainan. Dia tahu harus bergerak kemana untuk memaksimalkan serangan menjadi gol. Saya pribadi beraharap Luiz bisa seperti itu sebagai second striker ketika mendampingi Castillion sebagai tombak utama," Suti mengungkapkan.*Dani Wihara

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA