#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Debutnya Keren, tapi Petarung Muda Ini Kalah Juga
17 February 2020 14:03 WIB
JAKARTA - Penampilan penuh determinasi dari Nurul Fikri membuatnya menjadi salah satu muka baru yang mendapatkan banyak sorotan saat berlaga dalam ajang ONE: WARRIOR'S CODE di Jakarta.

Pada Jumat, 7 Februari, petarung asal Bekasi, Jawa Barat, berusia 23 tahun tersebut mampu mengimbangi permainan "The Terminator" Sunoto dalam laga catch weight 68 kg selama tiga ronde sebelum para juri memberi kemenangan putusan mutlak bagi atlet veteran tersebut.

Meski tidak mencetak kemenangan dalam laga debutnya di panggung global ONE Championship, penampilan atlet yang mewakili sasana Gracie Barra/Bhagasasi tersebut menuai banyak pujian, termasuk dari lawannya yang merupakan salah satu atlet terbaik dari Indonesia yang ada di "The Home Of Martial Arts.


Baca Juga :
- Vincent Majid, Sosok di Balik Performa Spektakuler Fajar Macho
- Kuncian Favorit Aziz Calim di ONE Championship

"Saya rasa kalau tekun latihan, dalam beberapa tahun ke depan dia akan jadi fighter yang mengerikan," tutur Sunoto.

"Dia memiliki ground game yang bagus. Saya kesulitan untuk menguasai dia, hanya di ronde terakhir saya bisa mengontrol," tambahnya.

Nurul Fikri kini memiliki rekor 3-4, dan merupakan salah satu kontender kuat ketika berlaga dalam ajang domestik OPMMA. Dua dari kemenangannya ia raih lewat kuncian yang menunjukkan betapa berbahayanya saat berduel dalam area ground.

Selain itu, menurut Sunoto, ia juga memiliki determinasi tinggi khas anak muda yang ingin menampilkan tekad kuat di depan kompatriotnya. Namun memastikan kondisi mentalnya tetap stabil saat menerima tekanan adalah syarat mutlak yang harus dimiliki seorang atlet, terutama ketika berlaga di pentas global.

"Dia punya semangat juang yang tinggi, yang dia tunjukkan terutama pada ronde ketiga. Tapi saya rasa dia juga harus memperkuat mentalnya," tutur Sunoto.

Dengan pengalaman berharga yang didapat dari laga debutnya, Fikri kini bisa menatap laga besar selanjutnya untuk bisa merangsek ke dalam jajaran atlet papan atas dan akhirnya memberi kebanggaan pada orang-orang terdekatnya.


Baca Juga :
- Jihin Radzuan Incar Bi Nguyen, meski Pertarungan Tertutup
- 3 Anime Ini Inspirasi Petarung Indonesia

Mengakui bahwa Fikri memiliki talenta yang bisa terus diasah, Sunoto tak pelit berbagi ilmu bagi juniornya tersebut.

"Serangannya harus lebih variatif dan beruntun. Serta yang paling penting juga mungkin dalam hal takedown defense. Saya kemarin beberapa kali berhasil menjatuhkannya," pungkas Sunoto.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA